7 Chakra

No comment 932 views
7 Chakra,5 / 5 ( 1votes )

7 Chakra

Apa itu Chakra?

Chakra merupakan pusat simpul-simpul saraf didalam tubuh manusia yang menjadi pusat-pusat energi vital dalam berbagai tingkatan pengalaman atau kesadaran. Chakra berasal dari bahasa sansekerta yang artinya Roda ‘energi’ kehidupan yang menghubungkan jiwa manusia dengan Sang pencipta yang menguasai alam semesta. Chakra adalah tempat keluar masuknya energi etherik, Chakra berfungsi sebagai penyalur energi dan penyerap energi alam.

Pembagian 7 Chakra

ChakraBija MantraWarnaElemenFungsiPosisi
SahasraraONGMagentaIlahiSpiritualUbun-ubun
AjnaOMUnguCahayaIntelektial, IntuisiDahi
VishuddhaHAMBiruEterKomunikasiTenggorokan
AnahataYAMHijauUdaraCintaJantung
ManipuraRAMKuningPanas, ApiKarakter, kemauanPerut
SwadhistanaVAMOrangeCair, AirEmosional, SeksualKelamin
MuladharaLAMMerahPadat, tanahKekuatan Fisik, GenetikTulang Ekor

Chakra mahkota / spiritual "Sahasrara"

terletak di ubun-ubun, energi kehidupan ini berputar dan cenderung mengeluarkan warna magenta. Yang berhubungan dengan kehidupan spiritual seseorang.

Keseimbangan chakra Sahasrara memungkinkan seseorang menjadi ‘magical’, melakukan hal – hal yang diatas kewajaran seperti meramal peristiwa, telekinesis, membaca pikiran, memahami bahasa alam semesta dengan menganalisa gejala fenomena yang terjadi, tidak memiliki ketakutan sama sekali akan kematian, memiliki kebijaksanaan pikiran, dan seringkali kemampuan fisiknya menjadi sangat tinggi, seperti kemampuan tenaga dalam, penyembuhan kepada orang lain, kemampuan berkomunikasi antar spesies dan dalam tingkat spiritual, serta memiliki pandangan sangat luas tentang alam semesta. Kelebihan energi pada Sahasrara akan menyebabkan seseorang menjadi depresi, migrain, mendengar bisikan – bisikan tertentu, berlaku seperti orang gila, bahkan gila dalam arti sebenarnya. Sedangkan kekurangan energi pada Sahasrara mengakibatkan seseorang menjadi cenderung tidak kreatif, melankolis, hanya mampu menjalankan pola tanpa mampu menganalisa pola tersebut, cenderung menjadi dogmatis dan mudah sekali terdoktrin oleh ajaran apapun tanpa menganalisa tentang itu, tidak mampu mengambil keputusan, tidak punya prinsip hidup, dan tidak menyadari bahwa sebenarnya manusia memiliki kapasitas jauh diatas standar yang kita ketahui.

Warna putih atau violet

Note musik: B

Pengaruhi Tubuh Fisik: menghidupkan otak bagian atas (otak besar)

Batu permata: berlian, turmalin putih, batu giok putih, kuarsa bersalju, dan Celestite

Atribut: kesadaran spiritual tertinggi, ekspresi pribadi, koneksi ke sumber cinta, Hubungan Tuhan, kebijaksanaan dan pengertian ilahi, spirtualitas, memberi kita persepsi langsung dan absolut tentang realitas pada sistem saraf pusat kita.

Penyumbatan: dapat bermanifestasi sebagai masalah emosional, perasaan teralienasi dan penghukuman

Terlalu terbuka: psikotik, depresi, frustrasi

Minyak atsiri: mawar, melati

Chakra mata ketiga "Ajna"

terletak di tengah dahi, perputaran energi kehidupan ini mengeluarkan warna ungu. Yang berhubungan dengan wawasan, intuisi dan inspirasi.

Keseimbangan energi pada chakra Ajna memungkinkan seseorang untuk mampu melakukan telepati, mampu menghadapi perasaan takut dalam kondisi apapun, karismatik, memiliki pandangan yang luas tentang kehidupan, tidak materialistis, bijaksana dan obyektif karena ia memiliki pandangan yang sangat luas. Kelebihan energi pada Ajna menyebabkan kecenderungan menjadi eogis, sombong, dogmatik (memaksakan dogma kepada orang lain), merendahkan / menghina orang lain. Kekurangan energi pada Ajna menyebabkan seseorang menjadi tidak disiplin, lemah secara prinsip (penurut), sangat sensitif, kadang mengalami gejala skizofrenia ringan seperti terlalu sensitif terhadap apapun, emosi yang meledak – ledak, dan ketidakmampuan menerima kenyataan apapun.

Warna: Indigo (ungu tua)

Note musik: A

Pengaruhi tubuh fisik: kelenjar hipofisis, kelenjar pineal, mata kiri, hidung, telinga

Batu permata: batu kecubung, Apatite ungu, Azurite, Kalsit, mutiara, safir, biru dan putih Atribut: intuisi, kesadaran, kebijaksanaan batin, kewaskitaan, imajinasi, kemampuan untuk memahami kebenaran di dunia, menganalisis, berpikir, dan bernalar; ketenangan pikiran, pengampunan

Penyumbatan: dapat bermanifestasi sebagai masalah sinus dan mata, ingin mengendalikan orang lain, egois

Terlalu terbuka: ketidaksabaran dan otoriter

Minyak atsiri: lavender, vanilla, chamomile, neroli, ylang ylang (alkohol dan tembakau akan merusak chakra ini)

Chakra Tenggorokan "Vishuddha"

terletak di tengah leher dan mengeluarkan warna biru pada putarannya. Yang berhubungan dengan kasih sayang, perawatan, ketenangan, kesabaran.

Keseimbangan Vishuddha memungkinkan seseorang menjadi pembicara yang baik, diplomatis, berseni, memiliki kemampuan untuk menjiwai keadaan yang sedang berlangsung, memiliki kepekaan terhadap energi dan perasaan, sehingga ia mampu menjadi pusat perhatian dari semua orang dalam lingkungan karena sikap menyenangkan ini. Kelebihan energi pada Vishuddha menyebabkan seseorang cenderung menjadi sombong, banyak bicara, tidak mau mendengarkan orang lain, memaksakan pendapat kepada orang lain. Sedangkan kekurangan energi pada Vishuddha menyebabkan seseorang cenderung mengalami perilaku tidak konsisten, tidak mampu mengekspresikan perasaan atau pendapat, penakut, tidak dapat dipercaya, mampu menipu atau memanipulasi apapun.

Warna: biru langit

Note musik: D

Pengaruhi tubuh fisik: tiroid, paratiroid, hipotalamus, tenggorokan, mulut

Batu permata dan kristal: Lapis, Lazuli, aquamarine, sodalite, pirus, safir

Atribut: terkait langsung dengan kreativitas, komunikasi, suara, logika dan alasan, kebenaran, kelemahlembutan, kebaikan, keandalan

Penyumbatan: radang tenggorokan atau sakit tenggorokan, blok kreatif atau masalah umum berkomunikasi dengan orang lain; kekakuan, prasangka, dan ketidakmampuan untuk menerima pandangan orang lain

Terlalu terbuka: Terlalu banyak bicara, sombong, sok benar

Minyak Atsiri: geranium, kemenyan, cemara, pohon teh, dan lavender

Chakra Jantung "Anahata"

terletak di jantung dan chakra ini mengeluarkan warna hijau. Yang berhubungan dengan rasa tanggung jawab, perlindungan, kepercayaan, hubungan antar manusia dan perasaan.

Keseimbangan Anahata menyebabkan seseorang memiliki perilaku yang sabar, memiliki pengertian, mampu mencintai tanpa kondisi, terjadinya keseimbangan emosi, dan sifat emphaty terhadap orang lain. Jika Anahata mengalami kelebihan energi yang terjadi adalah seseorang akan menjadi tempramental, emosional, posesif, tidak sabar, banyak permintaan (demanding), berbicara terlalu banyak (cerewet yang berlebihan), mood yang berubah – rubah (moody), dan sangat kritis terhadap apapun. Sedangkan jika Anahata kekurangan energi yang terjadi adalah paranoia (ketakutan berlebihan), perasaan tidak dicintai, sangat melekat pada apapun (takut kehilangan), selalu memiliki perasaan bersalah akan masa lalu atau apapun yang dilakukan.

Warna: Hijau Cerah

Note musik: F

Tubuh fisik mempengaruhi: jantung, kelenjar timus, sistem peredaran darah, lengan, tangan, paru-paru

Batu Permata dan Kristal: Zamrud, Kalsit Hijau, Amber, Azurit, Chrysoberyl, giok, mawar, dan turmalin semangka

Atribut: kemampuan mengekspresikan cinta untuk diri sendiri dan orang lain, kasih sayang dan intuisi, cinta tanpa syarat, keseimbangan, penerimaan, kepuasan, kesatuan dengan kehidupan; ketika seimbang semua kekhawatiran, keraguan, dan ketakutan kita hancur P

enyumbatan: sistem kekebalan atau masalah jantung, kurangnya kasih sayang, penindasan terhadap orang lain dan bahkan diri sendiri, ketakutan dan kemarahan, perasaan mandek dan takut membiarkan hal-hal baru terwujud; merasa tidak layak, mengasihani diri sendiri dan takut ditolak

Terlalu terbuka: posesif.

Minyak Atsiri: (yang berasal dari daun) peppermint, eucalyptus, rosemary, pettigrain, lavender

Chakra Solar Plexus "Manipura"

terletak di perut dan mengeluarkan warna kuning. Yang berhubungan dengan karier, usaha, rezeki dan keberuntungan

Manipura sering juga disebut sebagai ‘singgahsana jiwa’, disinilah pusat energi cosmic memasuki tubuh fisik. Keseimbangan Manipura akan berpengaruh terhadap perilaku yang menyenangkan, mengalami ketenangan dalam berpikir dan bertindak, memiliki kepercayaan diri tinggi, kepribadian yang kuat, kemampuan – kemampuan yang beragam secara fisik / keterampilan. Jika terjadi kelebihan energi pada Manipura seseorang cenderung mengalami perilaku workaholic, tidak suka diatur, terlalu kritis terhadap apapun, perfeksionis, terlalu cerdas secara intelektual tetapi tidak mampu menerapkan dalam kehidupan, perilaku ini sangat tidak menyenangkan bagi orang lain tentunya. Jika Manipura mengalami kekurangan energi, yang terjadi adalah tubuh fisik sering mengalami lemah / lesu, tidak semangat, merasa selalu tidak aman, tidak memiliki percaya diri, tidak memiliki harga diri dan memilih bergantung pada orang lain.

Warna: kuning

Note musik: E

Pengaruhi Tubuh Fisik: pankreas, adrenal, lambung, hati, kandung empedu, sistem saraf, otot

Batu Permata dan Kristal: Citrine Kuning, apatit, kalsit, kunzit, kuarsa mawar, pirit besi, topas, perunggu

Atribut: kemauan, otonomi, tekad, penegasan, kekuatan pribadi, tujuan dan penglihatan, kontrol diri, humor, tawa. Menjaga agar pusat ini seimbang membantu Anda menyingkirkan kebiasaan malas, kasar, dan apa pun yang memperbudak kita.

Penyumbatan: rasa viktimisasi, ketidakmampuan untuk memanifestasikan, takut sendirian

Terlalu terbuka: menghakimi, gila kerja, kurang humor, marah, perilaku adiktif

Minyak Atsiri: (yang berasal dari buah-buahan): jeruk, lemon, jeruk nipis, jeruk bali, lavender, chamomile

Chakra Sex "Swadhistana"

terletak di bagian kelamin dan mengeluarkan warna oranye. Yang berhubungan dengan kreatifitas, nafsu, cinta, kebebasan dan aktualisasi diri.

Keseimbangan Swadhistana akan membuat seseorang menjadi kreatif, ramah kepada tiap orang, memiliki ketajaman intuisi, memiliki kepedulian terhadap orang lain, mengalami kehidupan sex yang normal. Jika Swadhistana mengalami kelebihan energi maka yang terjadi secara perilaku adalah sikap agresif, menganggap semua orang adalah obyek sex, emosional, dan mampu memanipulasi apapun. Sedangkan sebaliknya jika aliran energi pada Swadhistana tidak optimal, maka perilaku seseorang akan menjadi cenderung pemalu, terlalu takut untuk berhadapan dengan orang lain, introvert, emosi – emosi yang terpendam, dan ketidakpercayaan terhadap siapapun.

Warna: merah-oranye

Note musik: D

Fungsi: kelahiran, asimilasi makanan, seksualitas

Tubuh fisik mempengaruhi: ovarium, testis, prostat, alat kelamin, limpa, rahim, kandung kemih.

Atribut: berkaitan dengan kapasitas seksual dan reproduksi, vitalitas dan seksualitas, emosi, keinginan, kesenangan, perubahan, kesehatan, keluarga, toleransi, penyerahan diri

Batu permata dan kristal: Amber, citrine, topaz, aventurine, moonstone, jasper

Penyumbatan: masalah emosional, rasa bersalah secara seksual, nafsu dan emosi dasar tidak stabil. Ketika chakra ini tidak seimbang memungkinkan penyakit seperti diabetes atau kanker darah.

Terlalu Terbuka: Kecanduan seksual, manipulatif, dan perilaku berlebihan

Essential Oils: (yang berasal dari biji): rempah-rempah dan rempah-rempah seperti jintan, adas, ketumbar, sage, clary sage, marjoram

Chakra dasar "Muladhara"

terletak di tulang ekor dan mengeluarkan warna merah. Yang berhubungan dengan ego, keyakinan, kekuatan dan kesehatan.

Jika Muladhara berfungsi optimal, maka seseorang akan mengalami kesehatan fisik yang maksimal, chakra ini berkaitan erat dengan kemampuan melakukan aktifitas fisik, vitalitas, dan semua kemampuan yang berkaitan dengan bertahan hidup. Muladhara yang optimal memungkinkan seseorang menjalankan aktifitas normal dengan tanpa kehabisan energi fisik. Jika aliran energi pada Muladhara berlebihan, maka efek yang terjadi secara perilaku adalah keegoisan / selfish, dorongan sex yang berlebihan, materialistis. Tetapi jika aliran energi pada Muladhara tidak optimal, maka yang terjadi adalah, tidak adanya percaya diri, gangguan perasaan tidak aman, lemahnya dorongan sex, tidak mampu mengambil putusan dalam hidup.

Lokasi: di belakang tulang sakrum (di sinilah kundalini berada) Warna merah

Note musik: C

Fungsi: vitalitas bagi tubuh fisik (kekuatan hidup)

Batu Permata dan Kristal: Kuarsa berasap, garnet, alexandrite, ruby, agate, bloodstone, onyx, mata harimau, kuarsa mawar, hematit (magnet)

Mempengaruhi tubuh fisik: adrenal, ginjal, tulang belakang, usus besar, kaki, tulang

Aspek: naluri bertahan hidup, citra diri yang baik, dan kemampuan kita untuk mendasarkan diri pada dunia fisik, kesuksesan materi, stabilitas, individualitas, keberanian dan kesabaran; aspek utama adalah kepolosan, kepolosan ini memberi kita martabat, keseimbangan, arah dan tujuan hidup yang luar biasa.

Penyumbatan: paranoia, rasa tidak aman, dan perasaan tidak tersentuh oleh gravitasi

Terlalu Terbuka: tidak jujur, bullying, hiperaktif, defensif

Minyak atsiri: (yang berasal dari akar atau batang): juniper, kemenyan, cendana, kayu cedar, vetiver, pohon teh, rosewood

author