Akibat Vegetarian

No comment 646 views

Akibat Vegetarian

Minggu lalu saya muput ngaben seorang warga Hindu di Singaraja. Sang Lina ketika meninggal baru berusia 43 tahun, usia yang masih sangat produktif. Keluarganya menjelaskan sang lina meninggal karena menurut dokter ‘kekurangan gizi’ karena sang lina melakukan brata sebagai vegetarian terlalu ketat.

Ibunya sambil menangis cerita bahwa anaknya sangat patuh pada brata vegetarian, tidak pernah makan daging sejak SMP. Ada juga keluarga saya tinggal di Denpasar, dulunya bekerja di suatu BUMN, tetapi di usia muda, 35 tahun terpaksa diberhentikan bekerja karena matanya buta, dan telinganya tuli.

Istrinya juga menderita seperti itu, juga anak-anaknya ada 4 orang. Menurut dokter yang merawat, kebetulan masih famili juga, penyakitnya karena keluarga itu terlalu ketat me-brata vegetarian, tidak makan daging.

Menjadi Vegetarian memang bagus, tetapi harus waspada dan mempunyai pengetahuan tentang Gizi. Protein hewani, protein nabati, karbohidrat, kalsium dan komponen-komponen lainnya harus seimbang.

Maka para vegetarian di sepanjang sungai Gangga, India, memenuhi kebutuhan protein hewani dengan minum susu segar (asli dari Lembu yang diperah) rata-rata 1 liter sehari. Maka walaupun tidak makan daging, badannya sehat, dan otaknya cerdas.

Kita di Indonesia (Bali) banyak melakukan kesalahan dalam melaksanakan brata Vegetarian, misalnya dengan memakan masakan vegetarian di restoran tertentu, disajikanlah makanan seperti rasa sate, empal, be mesit-sit, urutan, dll. bahannya dari tepung terigu dengan berbagai bahan kimia pengawet. Ini sangat berbahaya.

Ikutilah cara saudara-saudara kita di India, dengan minum susu murni (bukan condensed milk atau susu olahan), dan jangan lupa minum madu asli.

Kalau tidak, ya begitulah, penyakitan dan cepat game, atau jadi idiot. Mana sanggup bersaing dengan umat lain yang konsumsi gizi-nya sempurna.

diambil dari http://stitidharma.org (Bhagawan Dwija)

author