Banten Galungan

No comment 2666 views

Banten Galungan

Banten yang dihaturkan saat Hari Galungan

Hari Galungan jatuh setiap 6 bulan sekali, tepatnya di hari Rabu Klion wuku Dunggulan. Pada saat hari Raya Galungan ini, umat Hindu Bali akan merayakan kemenangan Dharma atas Adharma. Adapun prosesi ritualnya menghaturkan Banten Sesajen dan sembahyang bersama keluarga.

Berikut ini Banten Galungan yang umum dihaturkan oelh setiap keluarga yang menganut Ajaran Gamabali:

Penjor Galungan
  1. Untuk dipelinggih utama (Sanggah Kemulan): Tumpeng Penyajan, tumpeng/penek wewakulan (Jerimpen Dewa), Ajuman, Sedah-woh atau Canang meraka, Pasucian, wangi-wangian (Canang burat-wangi) dan Kembang payas atau yang lain.
  2. Pada pelinggih lainnya: Tumpeng Penyajan, Ajuman, Canang Meraka, Pesucian dan Canang Genten
  3. Pada Penjor: Ajuman Putih-kuning, Canang meraka, Tadah pawitra.
  4. Untuk para gumatat-gumitit seperti rayap, semut, alat perlengkapan untuk bekerja sehari-hari (disawah, dirumah, dan sebagainya) ; Tumpeng Penyajan dan Canang Genten
  5. Untuk di Pengaruman/Pangiyas (option bagi yang punya); Sesayut, Pengambyan, Peras, Penyeneng, Dapetan, Jerimpen, Gebogan, Pajegan, Pesucian dan lain-lainnya, serta sedapat mungkin memakai Datengan, Ajuman dan Bayuan daging babi


author