Banten Pejati

No comment 115 views

Banten Pejati

Pejati berasal dari kata “jati” mendapat awalan “pa”.

Jati = sungguh-sungguh, benar-benar.

Banten pejati adalah sekelompok banten yang dipakai sarana untuk menyatakan rasa kesungguhan hati kehadapan Hyang Widhi dan manifestasiNya, akan melaksanakan suatu upacara dan mohon dipersaksikan, dengan tujuan agar mendapatkan keselamatan.

Banten pejati merupakan banten pokok dalam Panca Yadnya.
Banten Pejati merupakan Banten Piodalan Alit yang dihaturkan di Sanggah Kemulan.
Banten Pejati merupakan bentuk utama dari Canang Sari.

Siapa yang menerima Banten pejati ?

Banten Pejati dihaturkan kepada Sanghyang Catur Loka Phala, yaitu

  • Peras kepada Sanghyang Iswara
  • Daksina kepada Sanghyang Brahma
  • Ketupat kelanan kepada Sanghyang Wisnu
  • Ajuman kepada Sanghyang Mahadewa

Unsur-unsur banten pejati;

Banten pejati ini dihaturkan di bagian atas pelinggih, kemudian dibawahnya dihaturkan "Segehan Mancawarna"

Sarana yang Lain

  • Daun/Plawa; lambang kesejukan.
  • Bunga; lambang cetusan perasaan
  • Bija; lambang benih-benih kesucian.
  • Air; lambang pawitra, amertha
  • Api; lambang saksi dan pendetanya Yadnya.
author