Benarkah ISKCON (Hare Krishna) anti-Hindu?

No comment 208 views

Benarkah ISKCON (Hare Krishna) anti-Hindu?

Masyarakat Internasional Kesadaran Kresna, juga dikenal sebagai Gerakan Hare Krishna, adalah organisasi keagamaan gerakan Hindu Gaudiya Waisnawa, didirikan pada tahun 1966 di New York City oleh A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada.
Masyarakat Internasional Kesadaran Kresna (International Society for Krishna Consciousness; ISKCON) juga dikenal sebagai Gerakan Hare Krishna, adalah organisasi keagamaan gerakan Hindu Gaudiya Waisnawa, didirikan pada tahun 1966 di New York City oleh A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupada.

Apa itu ISKCON? Mengapa itu dianggap anti-Hindu?


oleh Raghu Bhaskaran, 11 September 2015

Sulit untuk mengatakan apa pun yang anti-Hindu, karena sulit untuk mendefinisikan Hindu. Tetapi saya tetap berpendapat bahwa ISKCON adalah anti-tesis (berlawanan dengan) Hindu.

Alasan saya adalah:

Mereka (Hare Krishna) menyebarkan agama.

Ini sangat bertentangan dengan esensi dari semua tradisi dalam agama Hindu, tradisi kami adalah untuk mempelajari dan menyatakan pemahaman, maka para pembelajar harus datang mencari kebenaran seperti yang kita lihat. Sedangkan mereka (anggota ISKCON - Hare Krishna) berdiri di pinggir jalan dan menjual Krishna seolah-olah dia adalah manisan atau sabun. Ini justru merendahkan orang, pendeta dan juga tradisi.

ISKCON - Hare Krishna menyatakan eksklusivitas.

Hindu mengakui bahwa kebenaran dapat dicapai dengan banyak cara dan Tuhan dapat dikenal dengan banyak nama. HIndu tidak pernah memaksakan solusi "satu ukuran cocok untuk semua", tidak ada dogma atau keyakinan. ISKCON mempraktikkan sikap seperti agama Ibrahim.

ISKCON - Hare Krishna menelusuri akarnya hingga Gaudiya Vaishnavam - Chaitanya - Madhva sampradaya. Tetapi baik Chaitanya maupun guru Madhva sampradaya tidak menganjurkan atau memproklamirkan eksklusivitas.

Mereka sangat percaya pada apa yang mereka alami sebagai kebenaran, mereka berbeda dalam interpretasi filosofis dari kelompok lain, tetapi mereka memiliki etika inklusif dan non-dakwah.

Saya tidak tahu sejarah ISKCON secara detail, untuk memahami kapan dan mengapa, mereka kehilangan aspek-aspek kunci ini. Apakah sebagai reaksi terhadap kegiatan misionaris, sehingga memutuskan bahwa mereka menggunakan alat yang sama?

Atau apakah karena masuknya orang-orang yang "berpindah agama" dari agama-agama Ibrahim (Kristen) yang saat ini menduduki posisi tinggi, yang membawa sikap-sikap ini?

Tetapi apa pun masalahnya, ISKCON saat ini lebih mirip dengan Penginjilan, Pembaptisan dan sebagainya, daripada tradisi Dharma Sampradaya apa pun.

Ini memang sebuah teka-teki, karena mereka tampak lebih berakar pada ritual dan simbol Hindu dan memakai simbol kesetiaan mereka di lengan baju mereka. Tetapi karena 2 poin di atas, saya pikir mereka telah menyimpang dari prinsip-prinsip Dharma.

Mungkin itulah alasannya, mengapa mereka sama sekali tidak populer di India dibandingkan dengan tradisi lain atau bila dibandingkan dengan popularitas mereka di luar India.


Apakah ISKCON - Hare Krishna merupakan misionarisnya hindu?

oleh Raghu Bhaskaran, 11 September 2015

Tidak ada definisi untuk Hindu atau Dharma. Tetapi berdasarkan tradisi:

  • Jika seseorang / beberapa kelompok masuk agama, maka mereka bukan Hindu
  • Jika beberapa menyatakan bahwa mereka sendiri yang tahu kebenaran dan konsepsi mereka tentang Tuhan saja yang benar, mereka bukan Hindu.

Jadi karena tampaknya ISKCON terlibat dalam 2 kegiatan di atas, saya menganggap mereka bukan Hindu.

author