Bhagawad Gita IV.4

No comment 441 views

Bhagawad Gita IV.4

arjuna uvacha:
aparam bhavato janma param janma vivasvatah
katham etad vijaniyam tvam adau proktavan iti
(BG 4.4)

 

arti dari Bhagavad Gita 4.4

Berkatalah Arjuna:
Kelahiran Dikau berlangsung kemudian, sedangkan Vivasvan terlahir lebih awal. Lalu bagaimana mungkin daku dapat memahami bahwa Dikaulah yang pertama kali menyabdakan yoga ini pada masa awal dunia ini dibentuk?

Dalam sloka ini Arjuna bertanya-tanya kepada Krisna dalam istilah pengertian sejarah, betapa mungkin kiranya Krisna yang ada dihadapanya kini pada jaman dahulu sekali dapat mengejarkan yoga yang teramat tua ini kepada wiwaswan. Memang arjuna sendiri belum mengerti, bahwasanya yoga yang kekal-abadi ini tidak mengenal waktu dalam artian sejarah yang digambarkan oleh manusia. Waktu yang dihubungkan dengan sejarah oleh manusia adalah bersifat relatif, sedangkan Brahman Yang Maha absolut Langgeng, yang selalu ada dahulu dan sekarang tidak dibatasi oleh waktu. krisna dan arjuna adalah manusia, yang terus mengalami perputaran samsara akibat hukum karma yang mengikat sang atma.

arti setiap kata dalam Bhagavad Gita IV.4

  • uvacha, artinya berkata;
  • aparam, artinya lebih muda;
  • bhavatah, artinya milik Anda;
  • janma, artinya kelahiran;
  • param, artinya lebih dahulu;
  • vivasvatah, artinya dewa matahari;
  • katham, artinya bagaimana;
  • etat, artinya ini;
  • vijaniyam, artinya hamba dapat mengerti;
  • tvam, artinya Anda;
  • adau, artinya pada awal;
  • proktavan, artinya diajarkan;
  • iti, artinya demikian.

maksudnya Bhagawad Gita 4.4

Tentu saja Arjuna kebingungan, karena menurut pengetahuan duniawinya Sang Kreshna yang sebenarnya adalah pamannya sendiri berasal atau lahir pada kurun waktu yang sama dengannya, sedangkan Vivasvan atau Batara Surya lahir berjuta-juta tahun yang silam. Lalu bagaimana mungkin Sang Kreshna mengajarkan ilmu pengetahuan sejati ini kepada Vivasvan pada awal mula terbentuknya sistim tata-surya itu. Sebagai balasan atas pertanyaan ini, Sang Kreshna pun mengajarkan mengenai inkarnasi (avatarvad) dalam ajaranNya yang agung di bawah ini. ini menegaskan bahwa yang inkarnasi itu ATMA nya krisna, sehingga jasad krisna akan bisa mati, hancur, tetapi sang atma akan tetap abadi. setiap ciptaanNya yang hidup memiliki Atma (roh), dan selama roh tersebut belum bisa lepas dari hukum karma, maka sang atma akan terus turun ke dunia yang kemudian dikenal dengan istilah punarbhawa (inkarnasi).

author