Bhagawad Gita IV.4

No comment 811 views

Bhagawad Gita IV.4

अर्जुन उवाच:

अपरं भवतो जन्म परं जन्म विवस्वतः ।

कथमेतद्विजानीयां त्वमादौ प्रोक्तवानिति ॥

arjuna uvāca:

aparaṃ bhavato janma paraṃ janma vivasvataḥ,

kathametadvijānīyāṃ tvamādau proktavāniti.

BG 4.4

Arjuna said: The Sun-God was one of the firstborn of beings (ancestor of the solar dynasty) and Thou art only now born into the world: how am I to comprehend that Thou declaredst it to him in the beginning? (Aurobindo, 1995:70)

arti dari Bhagavad Gita 4.4

Berkatalah Arjuna:
kelahiranmu baru belakangan ini, sedangkan kelahiran Wiwaswan lebih dahulu. bagaimana aku dapat mengerti, engkau mengajarkan pada mulanya? (Pendit,1967:102)

Dalam sloka ini Arjuna bertanya-tanya kepada Krisna dalam istilah pengertian sejarah, betapa mungkin kiranya Krisna yang ada dihadapanya kini pada jaman dahulu sekali dapat mengejarkan yoga yang teramat tua ini kepada wiwaswan. Memang arjuna sendiri belum mengerti, bahwasanya yoga yang kekal-abadi ini tidak mengenal waktu dalam artian sejarah yang digambarkan oleh manusia. Waktu yang dihubungkan dengan sejarah oleh manusia adalah bersifat relatif, sedangkan Brahman Yang Maha absolut Langgeng, yang selalu ada dahulu dan sekarang tidak dibatasi oleh waktu. krisna dan arjuna adalah manusia, yang terus mengalami perputaran samsara akibat hukum karma yang mengikat sang atma.

arti setiap kata dalam Bhagavad Gita IV.4

  • uvacha, artinya berkata;
  • aparam, artinya lebih muda;
  • bhavatah, artinya milik Anda;
  • janma, artinya kelahiran;
  • param, artinya lebih dahulu;
  • vivasvatah, artinya dewa matahari;
  • katham, artinya bagaimana;
  • etat, artinya ini;
  • vijaniyam, artinya hamba dapat mengerti;
  • tvam, artinya Anda;
  • adau, artinya pada awal;
  • proktavan, artinya diajarkan;
  • iti, artinya demikian.

maksudnya Bhagawad Gita 4.4

Tentu saja Arjuna kebingungan, karena menurut pengetahuan duniawinya Sang Kreshna yang sebenarnya adalah pamannya sendiri berasal atau lahir pada kurun waktu yang sama dengannya, sedangkan Vivasvan atau Batara Surya lahir berjuta-juta tahun yang silam. Lalu bagaimana mungkin Sang Kreshna mengajarkan ilmu pengetahuan sejati ini kepada Vivasvan pada awal mula terbentuknya sistim tata-surya itu. Sebagai balasan atas pertanyaan ini, Sang Kreshna pun mengajarkan mengenai inkarnasi (avatarvad) dalam ajaranNya yang agung di bawah ini. ini menegaskan bahwa yang inkarnasi itu ATMA nya krisna, sehingga jasad krisna akan bisa mati, hancur, tetapi sang atma akan tetap abadi. setiap ciptaanNya yang hidup memiliki Atma (roh), dan selama roh tersebut belum bisa lepas dari hukum karma, maka sang atma akan terus turun ke dunia yang kemudian dikenal dengan istilah punarbhawa (inkarnasi).

sumber:

  • Aurobindo, Sri. 1995. Bhagavad gita and its message. USA: Lotus Light Publications.
  • Pendit, Nyoman S. 1967. Bhagavadgita. Jakarta: Lembaga Penyelenggara penerjemahdan penerbitkitab suci weda dan dhammapada Departemen Agama RI.

Silahkan simak artikel terkait dengan Bhagavad Gita 4:

author