Deteksi Penyakit dengan Irdiologi

No comment 1829 views

Deteksi Penyakit dengan Irdiologi

Apa itu IRDIOLOGI?

Alat Diagnosa Irdiologi sederhana

Pemeriksaan iridologi bisa dilakukan secara digital, dengan menggunakan kamera digital.

Pembagian Mata menurut Irdiologi

Contoh Analisa Irdiologi

Keunggulan Irdiologi

Kelemahan Irdiologi

Cara pemeriksaan:

Metode tes ini sangatlah mudah. Anda cukup duduk di kursi, dagu diletakkan di atas alat penopang, mata Anda dibelalakkan, lalu kamera digital akan memotret mata Anda sebelah kiri dan kanan. Proses pemotretannya tak beda dengan pemeriksaan mata minus atau plus di dokter mata atau optik-optik. Jadi, tak ada rasa sakit, waktunya pun berlangsung singkat, kira-kira 5-10 menit.

Dari hasil diagnosa iridologi, terapi yang diperlukan bisa beragam, bisa juga digabung misalnya terapi akupunktur dengan bekam, akupresur, pijat refleksi ataupun Obat Herbal. Iridologi hanya bersifat memelihara dan menganalisa. Pengobatan menjadi tugas terapi holistik lainnya, khususnya herbal.

Sekadar untuk menjaga kesehatan, pemeriksaan iridologi sebaiknya dilakukan minimal enam bulan sekali. Kecuali ada keluhan mana sebaiknya bisa langsung diperiksa. Pemeriksaan dilakukan pada kedua belah mata untuk menunjukkan kondisi yang lebih lengkap.

Yang jelas, diagnose iridologi ini lebih menyenangkan, tidak sakit, dan murah biayanya. Bahkan memiliki kelebihan, dapat lebih dahulu menemukan adanya kelemahan organ, dimana laboratorium belum dapat mendeteksinya. Berbagai penyakit bisa dideteksi seperti depresi, kadar toksid, hambatan nutrisi tubuh, gangguan pencernaan, kelemahan organ-organ penting, kolesterol, kadar sodium darah, dll.

author