Gayatri Mantra

No comment 1917 views

Gayatri mantra

Kata "Gayatri" menjelaskan alasan keberadaannya. Ini berawal pada frase bahasa Sansekerta "Gayantam Trayate iti", dan mengacu bahwa mantra yang menyelamatkan pelantun dari semua situasi buruk yang dapat menyebabkan kematian.

Gayatri Mantra didedikasikan untuk Dewa Savita (savitúr), sang fajar (dewa surya). PengucapanNya diawali deng OM (ॐ) dan rumusan "bhur bwah swah (भूर् भुवः स्वः)" didapatkan pada Yayur Veda Putih 36.3, merupakan rumus tradisional yang dikenal sebagai Mahavyahrti (mantra yang sangat mistis). Ini awalan dari mantra yang tepat digambarkan dalam Taittiriya Aranyaka 2.11.1-8, yang menyatakan bahwa pembacaan kitab suci selalu untuk memulai dengan nyanyian suku kata OM, diikuti oleh tiga Vyahrtis dan ayat Gayatri. mantra ini merupakan mantra yang sangat penting dalam upacara Upanayanam, yang selalu diucapkan oleh para Dvija setiap pagi menyambut sang fajar.

Bentuk Chanda Gayatri Mantra

Chanda atau mentrum (wirama) merupakan aturan jumlah suku kata di dalam sebuah baris pada mantra weda. sebuah mantra weda pada umumnya terdiri dari tiga atau empat "pada" atau baris. secara umum canda terbagi atas 2 jenis mentrum, yaitu:

yang biasa (sedang) yang terdiri atas: Gayatri (24 suku kata), Usnih (28 suku kata), Anustubh (32 suku kata), Brhati (36 suku kata), Pankti (40 suku kata), Tristubh (44 suku kata) dan Jagati (48 suku kata).
yang panjang terdiri atas: Atijagati (52 suku kata), Sakvari (56 suku kata), Atisakvari (60 suku kata), Asti (64 suku kata), Atyasti (68 suku kata), Dhrti (72 suku kata) dan Atidhrti (76 suku kata).

tetapi bila dirujuk dalam jenis-jenis Chanda, gayatri mantram termasuk dalam mentrum Gayatri tetapi dengan variasi yang disebut Nicrt Gayatri karena penggalan suku katanya hanya 23, bukan 24 suku kata. berikut ini penggalan suku kata dalam sloka gayatri mantram:

Tat – Sa-vi-tur – Va-re-nyam = 7 suku kata
Bhar-go – De-va-sya – Dhi-ma-hi = 8 suku kata
Dhi-yo – Yo – Nah – Pra-co-da-yat = 8 suku kata
jumlah = 23 suku kata

Makna Yang Terkandung dalam Mantra Gayatri

Gayatri merupakan mantra yang sangat unik karena merupakan perwujudan dari tiga konsep stotra (nyanyian pujian dan kemuliaan Sang Hyang Widhi), dhyaana (meditasi) dan praarthana (doa).

Kekuatan Mantra Gayatri

Para Maha Resi memilih dan dan menyusun kata-kata dalam Mantra Gayatri sehingga mantra ini tidak hanya menyampaikan makna tetapi juga menciptakan kekuatan tertentu dari kebijaksanaan yang benar melalui ucapan mantra ini. Waktu yang tepat untuk melantunkan mantra ini adalah tiga kali sehari – pada waktu fajar, tengah hari, dan saat senja. Waktu-waktu ini dikenal sebagai tiga sandhya atau yang lebih dikenal dengan tri sandya – pagi, tengah hari dan sore menjelang malam saat matahari mulai terbenam. Manfaat maksima dari mantra inil dapat diperoleh dengan melantunkan mantra sebanyak 108 kali yang dapat dengan menggunakan genitri. Namun, orang dapat mengucapkannya selama 3, 9, atau 18 kali jika tidak cukup waktu. Suku kata mantra mempunyai pengaruh yang sangat positif terhadap pembangkitan dan pembersihan semua chakra atau pusat energi dalam tubuh manusia – maka, pengucapan dan lafal yang tepat adalah sangat penting.

Nyanyian dari Mantra Gayatri menghapus semua rintangan di jalan kita untuk meningkatkan kebijaksanaan, pertumbuhan dan perkembangan rohani. Ajaran dan kekuasaan yang tergabung dalam Mantra Gayatri memenuhi tujuan ini. Hikmat yang benar mulai muncul segera setelah Japa (bacaan) dari Mantra Gayatri dilakukan.

Makna Gayatri Mantra adalah anugrah pencerahan pada hati nurani ini. Nurani dalam Kegelapan akan dituntun ke jalan terang, hati yang terang akan dituntun pada perbuatan satwika.

Sebagai Umat Hindu Gama Bali, mari kita mengucapkan dan menghayati Gayatri Mantra dengan baik dan benar demi kebahagiaan alam semesta. demikian sekilas Tentang Gayatri Mantram, semoga bermanfaat.

author