Himsa Karma – Kewajiban Membunuh

No comment 1083 views

Himsa Karma
Kewajiban Membunuh

Ajaran Agama tentu merupakan penuntun hidup untuk mencapai kualitas yang lebih baik. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, akan ditemui dualisme (rwabhineda) yang terlihat buruk tetapi untuk kebaikan ataupun terlihat baik tetapi untuk hal yang buruk. Seperti halnya HIMSA KARMA, banyak yang memandang miring perbuatan tersebut karena dianggap menentang AHIMSA. Tetapi, WEDA sendiri pada dasarnya juga menganjurkan Himsa Karma, yakni kewajiban untuk melakukan pembunuhan, kekarasan ataupun penyiksaan dalam rangka Yadnya/Korban suci (sacrifice).

HIMSA artinya Membunuh atau menyakiti.

Himsa karma boleh dilakukan dan dibenarkan dalam ajaran Agama Hindu, antara lain ;

  1. Untuk Yadnya, baik untuk Dewa Puja (persembahan kepada para Dewa), Pitra Puja (persembahan kepada para leluhur) ataupun Athiti Puja (suguhan makanan untuk para tamu)
  2. Untuk kepentingan dharma (berperang atau membela diri dan keselamatan orang banyak).
  3. Untuk bersedekah

adakah landasan hukum untuk melakukan Himsa karma itu?

berikut beberapa sloka yang mengulas, kewajiban Umat untuk menjalankan Himsa Karma.

Membunuh untuk Yadnya

dalam Yadnya ada 2 jenis korban suci (sacrifice) diantaranya:

Membunuh demi kepentingan Dharma

kepentingan dharma disini erat kaitannya dengan hukum perang, bela diri ataupun melindungi diri dan orang lain.

Membunuh untuk Sedekah

membunuh hewan yang dijadikan sedekah dapat dibenarkan, seperti halnya membunuh hewan untuk suguhan kepada para tamu.

 

author