Kunci Belajar Mudra

No comment 582 views

Kunci Belajar Mudra

Pada saat bervisualisasi, kita membentuk mudra. Membentuk mudra dengan jari-jari membentuk bermacam-macam bentuk, adalah simbol/panji dari para Budha, Bodhisatva, Dharmapala. Dalam Tantrayana dari jari kelingking sampai ke ibu jari, masing-masing melambangkan 'tanah, air, api, angin dan akasa'. Dan tangan kiri berarti samadhi, tangan kanan berarti Prajna.

Dharmayudam (alat Dharma) yang dipegang di tangan oleh masing-masing Budha Bodhisatva, juga merupakan mudra. Mudra juga berarti perjanjian (契約), yang berarti bukan yang palsu, adalah yang menyatu, tidak berubah.
Membentuk mudra mempunyai berbagai fungsinya. Misalnya pada saat membentuk mudra Yidam, itu berarti melambangkan Yidam.
Yang lain, membentuk mudra secara serentak, merupakan kemanfaatan dari 'Dharma',

contoh:

  • Membentuk Mudra Abhaya, menekuk tegak tangan kiri, meluruskan lima jari, telapak menghadap ke depan, adalah bermakna memberikan ketidakgentaran kepada makhluk hidup.
  • Membentuk Mudra Ikrar, mengulurkan telapak tangan menghadap keluar, ujung jari terkulai ke bawah, ini adalah simbol dari pengabulan permohonan makhluk hidup dari Budha Bodhisatva.
  • Membentuk Mudra Memutar Dharmacakra, dua tangan diletakkan di depan dada;
    telapak tangan kiri menghadap ke dalam, menekuk ibu jari, jari tengah dan jari manis, meluruskan jari telunjuk dan jari kelingking;
    telapak tangan kanan menghadap keluar, menekuk ibu jari dan jari tengah.
    Ini berarti memutar Dharmacakra dan khotbah Dharma.
  • Membentuk Mudra Manggala, telapak tangan kanan menghadap keluar, ibu jari dan jari manis saling menekan.
  • Membentuk Mudra Dhyana Dharmadatu, tangan kiri diletakkan di atas pangkuan kaki, tangan kanan diletakkan di atas tangan kiri, kedua ibu jari saling bersentuhan.

Mudra dalam Tantrayana, banyak sekali yang sangat istimewa, jenisnya juga banyak, pada waktu kita melihat sesosok Budha Bodhisatva, ingin mengenali itu Budha apa atau Bodhisatva apa, terlebih dahulu kita harus mengamati tangan-Nya membentuk mudra apa, dari mudra dapat dikenali yang dilambangkannya, kemudian bisa mengamati benda yang dipegang, dari makna benda yang dipegang, bisa dikenali siapa Budha Bodhisatva itu, karena makna dari benda yang dipegang berdasarkan ikrar yang berbeda dari masing-masing Budha Bodhisatva.

Misalnya:

  • Bhaisajya Tathagata memegang botol obat atau pagoda di tangan-Nya.
  • Avalokitesvara Bodhisatva memegang botol suci dan ranting pohon yangliu. (Bentuk jenis ini paling banyak)
  • Vajrasatva memegang tongkat vajra lima sula dan lonceng vajra.
  • Vairocana Tathagata membentuk Mudra Tinju Prajna.
  • Pratisara Bodhisatva memegang kaitan kapak.
  • Mayuri Vidyaraja dan Hariti memegang buah manggala.
  • Hayagriva Vidyaraja memegang Zhi tiga sula.
  • Mahacakra Vidyaraja memegang tombak tiga sula. Dan lain-lain.....

Salahsatu dari Delapan Yidam Utama Madzhab Satya Budha yaitu Padmakumara, mudra-Nya adalah tangan kiri memegang bunga teratai, tangan kanan bermudra khotbah Dharma, pada saat melatih Sadhana Yidam Yoga Padmakumara harus membentuk Mudra Padmakumara.

  • Mudra Memegang Teratai --- ibu jari tangan kiri menekan jari telunjuk. Jari kelingking diluruskan, kedua jari yang lain ditekuk. Telapak tangan menghadap ke dalam. Seperti memegang sebuah teratai.
  • Mudra Khotbah Dharma --- ibu jari tangan kiri menekan jari tengah yang menekuk ke bawah, tiga jari yang lain diluruskan. Telapak tangan menghadap ke luar.

Pada saat membentuk mudra, harus memahami asal usul Silsilah Padmakumara sangatlah jauh dan mendalam, sesungguhnya Padmakumara menjelma dari Istana Vairocana, Silsilah-Nya adalah:
Maha Vairocana ---- Budha Locani --- Padmakumara --- Budha Hidup Liansheng.

Mudra adalah salahsatu rahasia dari tiga rahasia Tantra.
Melatih sadhana Tantra Satya Budha, harus memahami makna dari mudra, semua Vajra Acharya sejati dari Madzhab Satya Budha memperoleh transmisi langsung mudra rahasia dari Mula Guru.

Kata Kunci dari Mudra adalah 'Luar dan Dalam Manunggal'.

Mudra adalah wujud luar spesifik, 'tubuh' adalah wujud luar spesifik, penggabungan mudra dengan tubuh adalah menunjukkan 'wujud-luar'.
Sedangkan 'terhubung dengan hati sendiri, Bodhicitta, Vajracitta, hati sempurna, hati maitri karuna, hati mudita upeksa.' ini adalah menunjukkan 'wujud-dalam' dari Budha Bodhisatva.

Setelah membentuk mudra, harus mengamati hati sendiri, hati dipusatkan di suatu tempat, tidak membiarkannya bergerak dan melayang, kemudian sesuai dengan simbol dari mudra itu, mengubah hati sendiri menjadi kesempurnaan Yidam, Yidam Budha memasuki tubuh kita.

Kata Kunci Mudra yang dibeberkan oleh Budha Hidup Lian Sheng adalah bukan hal kecil, karena siapapun bisa membentuk mudra, namun mudra yang menembus hati sendiri, berubah 'luar dan dalam manunggal' itu bukan hal yang mudah dan sederhana. Kalau 'mudra' dan 'hati sendiri' bisa bersatu, Dharma yang didanakan laksana kekuatan Dharma dari Budha Bodhisatva, bisa dikatakan menembus sepuluh penjuru, menggema di mana-mana.

Mudra yang telah menembus hati sendiri, berubah menjadi Yidam, adalah semacam rahasia dalam visualisasi pencapaian tubuh, harus mengandalkan visualisasi pemusatan pikiran dan perubahan.

Mudra yang spesifik dilengkapi dengan 'Visualisasi', Alam Kesadaran dari Budha dan aku manunggal, adalah Kata Kunci besar dari mudra ----'Luar dan Dalam Manunggal'.

Sumber: shenlun.org/more/menu_download/kunci_dari_mudra.pdf

author