Makna Yantra Segiempat

No comment 3928 views

Makna Yantra Segiempat (Kotak)

Dengan garis yang kaku dan tegas mengesankan formalitas, perintah dan rasioanalitas. Namun bentuk kotak juga memiliki kesan kejujuran dan kestabilan. Dari segi psikologi bentuk kotak memiliki kesan kemapanan, keamanan, damai dan persamaan.

 

Yantra Segi Empat

Yantra Kotak atau persegi menunjukkan kejujuran dan stabilitas. Kotak adalah bentuk yang umum digunakan dan terpercaya. Hal ini disebabkan karena umumnya tulisan yang kita baca disusun dalam bentuk kotak, maka bentuk tersebut menjadi falimiar, aman dan nyaman.

Persegi merupakan lambang dua dimensi berupa permukaan yang pada dasarnya bemakna tanah, bidang, daratan atau unsur bumi. Berbeda dengan makna simbol lingkaran, kotak melambang dunia fisik. segiempat melambangkan empat penjuru mata angin yaitu utara, timur, selatan dan barat.

Kotak memberikan kesesuaian, kedamaian, soliditas, keamanan dan kesetaraan. Keakraban dan stabilitasnya, bersamaan dengan sifatnya yang terlalu biasa dapat terlihat membosankan. Dalam simbol Budha, persegi di dalam lingkaran menunjukkan hubungan antara manusia dan penciptanya.

dalam keseharian ritual gama bali, yantra bentuk segi empat atau kotak banyak bisa dilihat dalam:

  • Sesajen: ceper, tampak, taledan dll
  • sarana lainnya: batu bata

Yantra Segi Empat merupakan pengejawantahan dari lambang:

  • 4 penjuru mata angin
  • Angga Sarira, 4 pembentuk tubuh manusia (Panca Maha Bhuta, Panca Tan Mantra, Panca Buddhindriya, dan Panca Karmendriya)
  • Catur Loka Pala
  • Cadu Sakti

 

Yantra Segi Empat di Bali

Yantra kotak merupakan simbol Manusia (alam Bwah), dimana Manusia dibentuk oleh 25 unsur (guna) pembentuk tubuh manusia yang berfungsi mengikat sang Atma, yang menyebabkan Atma menjadi terlena dan berkurang sifat keilahiannya. bagi Manusia yang bisa memurnikan 25 guna sakti tersebut, disanalah seseorang disebut "manusa sakti" yang dapat menunjukan "cadhu sakti" dengan materialitas paling kasar yaitu kawisesan (sakti), sidhhi hingga siddhas. Adapun ke 25 unsur pembentuk tubuh (unsur pengikat sang atma) diantaranya:

  • Panca Maha Bhuta yaitu pertiwi (unsur padat), apah (unsur cair), teja (unsur api/cahaya), bayu (unsur udara), dan akasa (ruang dan waktu),
  • Panca Tan Mantra yaitu Rupa (benih penglihatan), Rasa (benih rasa), Gandha (benih pencium), Sabda (benih suara), Sparsa (benih rabaan)
  • Panca Buddhindriya yaitu srotendria (rangsang pendengaran), twakindria (rangsang perasa), caksundria (rangsang penglihatan), jihwendria (rangsang pengecap), granendria (rangsang pencium).
  • Panca Karmendriya yaitu Garbendria (rangsang penggerak perut), Panindria (rangsang penggerak tangan), Padendria (rangsang penggerak kaki), Payuindria (rangsang penggerak pelepasan), Upastha/bhagendria (rangsang penggerak kelamin).
  • Tri guna diantaranya Satwam (kebijaksanaan), Rajas (keagresipan/aktif) dan Tamas (kemalasan/pasif)
  • Purusha dan Guna-citta.

Keempat sisi yantra melambangkan pembentuk jalan hidup manusia, yaitu Catur Asrama yaitu Brahmacari (proses pembelajaran), Grahasta (proses praktek dan berumahtangga), Wanaprasta (proses pendalaman ajaran dan menjadi penuntun) dan Sanyasin (proses pendekatan dan penyatuan diri) dengan kombinasi marga yoga sebagai metode manusia dalam mendekatkan dirinya pada penciptaNYA. adapun Catur Marga Yoga diantaranya: Bhakti (pengabdian), Karma (perbuatan), Jnana (kebijaksaan) dan Tapa (spiritualitas).

demikian sekilas tentang yantra segiempat atau bentuk kotak, semoga bermanfaat

 

 

 

 

 

author