Membunuh Binatang

No comment 714 views

Membunuh Binatang

Untuk merangkum jawaban/ penjelasan lebih lanjut mengenai caru yang berkaitan dengan pembunuhan binatang, ada baiknya saya kutipkan beberapa pasal/ sloka dari Manu Smrti (Manawa Dharmasastra).

Sebagaimana diketahui, Manawa Dharmasastra (MD) adalah kelompok Upaweda, sejajar dengan Nitisastra, Usana, Sukraniti, Purwadigama, Sarasamuscaya, dll. Atau dengan kata lain, disebut juga kelompok Raja Dharma. Adapun rangkumannya:

  • Seluruh ciptaan di dunia ini gunanya untuk mempertahankan hidup, terutama untuk dimakan [Manawa Dharmasastra V.28]
  • Berkenaan dengan rantai makanan, yang lambat dimakan oleh yang bergerak lebih cepat, yang tak bertangan dimakan oleh yang bertangan, yang pemalu dimakan oleh pemberani [Manawa Dhramasastra V.29]
  • Pemakaian daging dalam ritual agama (yadnya) sangatlah wajar karena itu sudah ditentukan oleh kitab suci, namun memaksakan diluar hal tersebutlah yang keliru [Manawa Dharmasastra V.31]
  • Brahmana yang menjadi pemuput yadnya, bila menolak disuguhi daging untuk dikonsumsi dalam ritual tersebut sangatlah berdosa [Manawa Dharmasastra V.35]

Dan masih banyak lagi, tapi di atas itu sudah dicukupkan dahulu.

author