Papa Vagga

No comment 51 views
Papa Vagga,5 / 5 ( 1votes )

Papa Vagga
Dhammapada 116-128

Papa Vagga

abhittharetha kalyāṇe, pāpā cittaṃ nivāraye.|
dandhañhi karoto puññaṃ, pāpasmiṃ ramatī mano. ||
116

artinya:

Bergegaslah berbuat kebajikan, dan kendalikan pikiranmu dari kejahatan; barang siapa lamban berbuat bajik, maka pikirannya akan senang dalam kejahatan.

pāpañce puriso kayirā, na naṃ kayirā punappunaṃ.|
na tamhi chandaṃ kayirātha, dukkho pāpassa uccayo. ||
117

artinya:

Apabila seseorang berbuat jahat, hendaklah ia tidak mengulangi perbuatannya itu, dan jangan merasa senang dengan perbuatan itu, sungguh menyakitkan akibat dari memupuk perbuatan jahat.

puññañce puriso kayirā, kayirā naṃ punappunaṃ.|
tamhi chandaṃ kayirātha, sukho puññassa uccayo. ||
118

artinya:

Apabila seseorang berbuat bajik, hendaklah dia mengulangi perbuatannya itu dan bersuka cita dengan perbuatannya itu, sungguh membahagiakan akibat dari memupuk perbuatan bajik.

pāpopi passati bhadraṃ, yāva pāpaṃ na paccati.|
yadā ca paccati pāpaṃ, atha pāpo pāpāni passati. ||
119

artinya:

Pembuat kejahatan hanya melihat hal yang baik, selama buah perbuatan jahatnya belum masak, tetapi bilamana hasil perbuatannya itu telah masak, ia akan melihat akibat-akibatnya yang buruk.

bhadropi passati pāpaṃ, yāva bhadraṃ na paccati.|
yadā ca paccati bhadraṃ, atha bhadro bhadrāni passati. ||
120

artinya:

Pembuat kebajikan hanya melihat hal yang buruk, selama buah perbuatan bajiknya belum masak, tetapi bilamana hasil perbuatannya itu telah masak, ia akan melihat akibat-akibatnya yang baik.

māvamaññetha pāpassa, na mantaṃ āgamissati.|
udabindunipātena, udakumbhopi pūrati.|
bālo pūrati pāpassa, thokaṃ thokampi ācinaṃ. ||
121

artinya:

Jangan meremehkan kejahatan walaupun kecil, dengan berkata: "Perbuatan jahat tidak akan membawa akibat". Bagaikan sebuah tempayan akan terisi penuh oleh air yang jatuh setetes demi setetes, demikian pula orang bodoh sedikit demi sedikit memenuhi dirinya dengan kejahatan.

māvamaññetha puññassa, na mantaṃ āgamissati.|
udabindunipātena, udakumbhopi pūrati.|
dhīro pūrati puññassa, thokaṃ thokampi ācinaṃ. ||
122

artinya:

Janganlah meremehkan kebajikan walaupun kecil dengan berkata: "Perbuatan bajik tidak akan membawa akibat." Bagaikan sebuah tempayan akan terisi penuh oleh air yang dijatuhkan setetes demi setetes, demikian pula orang bijaksana sedikit demi sedikit memenuhi dirinya dengan kebajikan.

vāṇijova bhayaṃ maggaṃ, appasattho mahaddhano.|
visaṃ jīvitukāmova, pāpāni parivajjaye. ||
123

artinya:

Bagaikan seorang saudagar yang dengan sedikit pengawal membawa banyak harta, menghindari jalan yang berbahaya, demikian pula orang yang mencintai hidup, hendaknya menghindari racun dan hal-hal yang jahat.

pāṇimhi ce vaṇo nāssa, hareyya pāṇinā visaṃ.|
nābbaṇaṃ visamanveti, natthi pāpaṃ akubbato. ||
124

artinya:

Apabila seseorang tidak mempunyai luka di tangan, maka ia dapat menggenggam racun. Racun tidak akan mencelakakan orang yang tidak luka. Tiada penderitaan bagi orang yang tidak berbuat jahat.

yo appaduṭṭhassa narassa dussati, suddhassa posassa anaṅgaṇassa.|
tameva bālaṃ pacceti pāpaṃ, sukhumo rajo paṭivātaṃva khitto. ||
125

artinya:

Barangsiapa berbuat jahat terhadap orang baik, orang suci, dan orang yang tidak bersalah, maka kejahatan akan berbalik menimpa orang bodoh itu, bagaikan debu yang dilempar melawan angin.

gabbhameke uppajjanti, nirayaṃ pāpakammino.|
saggaṃ sugatino yanti, parinibbanti anāsavā. ||
126

artinya:

Sebagian orang terlahir melalui kandungan; pelaku kejahatan terlahir di alam neraka; orang yang berkelakuan baik pergi ke surga; dan orang yang bebas dari kekotoran batin mencapai nibbana.

na antalikkhe na samuddamajjhe, na pabbatānaṃ vivaraṃ pavissa.|
na vijjatī so jagatippadeso, yatthaṭṭhito mucceyya pāpakammā. ||
127

artinya:

Tidak di langit, di tengah lautan, di celah-celah gunung atau di manapun juga, dapat ditemukan suatu tempat bagi seseorang untuk dapat menyembunyikan diri dari akibat perbuatan jahatnya.

na antalikkhe na samuddamajjhe, na pabbatānaṃ vivaraṃ pavissa.|
na vijjatī so jagatippadeso, yatthaṭṭhitaṃ nappasaheyya maccu. ||
128

artinya:

Tidak di langit, di tengah lautan, di celah-celah gunung atau di manapun juga, dapat ditemukan suatu tempat bagi seseorang untuk dapat menyembunyikan diri dari kematian.

author