Pawang Hujan Bali

No comment 33 views

Pawang Hujan Bali

Pawang Hujan Bali

Pawang Hujan Bali merupakan istilah bagi orang-orang bali yang mampu mengendalikan cuaca, istilah lainnya adalah Balian Nerang (bagi yang mengendalikan agar tidak terjadi hujan) dan Balian Pangujan (bagi yang mampu mendatangkan hujan).

Menjadi Pawang Hujan di Bali tidak cukup dengan mengandalkan teori Ilmu Nerang secara umum, namun harus mampu bertarung secara mistis bila terjadi gesekan kepentingan guna menjalankan tugasnya. Hal-hasil akan terjadi perang ilmu kawisesan, contohnya perang dengan senjata petir, angin dan guntur, bahkan ada yang sampai menggunakan lalat pemakan bangkai serta serangga lainnya untuk menyerang musuh-musuhnya. Yang lebih fenomenal, orang awam akan melihat awan dilangit yang membentuk formasi-formasi tertentu, seperti senjata dewata, petir yang melilit saling serang dan lain sebagainya.

Karena itu, menjadi pawang hujan wajiblah menguasai salah pegangan lontar, minimal sudah mempu menghidupkan Gni Sakti, api ilahi yang dipancarkan dari dalam tubuh (dasar-dasarnya dapat dipelajari lewat "Ngurip Gni Sakti"), bila tidak menguasai dasar kawisesan itu, sudah tentu nyawa yang menjadi taruhannya.

Dalam kenyataannya, Pawang Hujan tentu tidak mau kontak langsung denga musuhnya, semua akan beradu strategi, adu siasat. Karenanya, dalam menjalankan misi-nya, seorang Pawang Hujan Bali akan menggunakan media-media (sarana) tertentu guna mempermudah penyelesaian pekerjaannya.

Berikut ini beberapa hal umum yang harusnya diketahui oleh Pawang Hujan Bali

Demikian sekilas tentang Pawang Hujan Bali, semoga bermanfaat.

author