Penolakan Terhadap Ajaran Hare Krishna

No comment 87 views

Penolakan Terhadap Ajaran Hare Krishna

Penolakan Terhadap Ajaran Hare Krishna

Saya banyak membaca dan mendengar, ada mulai pergeseran isu, atau ada orang atau kelompok yang mulai mengarahkan gerakan penolakan terhadap ajaran Hare Krishna (HK) sebagai bagian ajaran Hindu Bali (nama yang dipakai pertama oleh I Gusti Bagus Sugriwa untuk Hindu di Indonesia), menjadi isu politik, sampai mengkaitkan dengan pemilihan Gubernur kelak, karena salah satu bakta HK mungkin akan menjadi penantang incumben kelak.

Disamping itu ada pula isu dikaitkan dengan perebutan pimpinan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), karena aset PHDI yang berlimpah.

Sungguh suatu hal yang sangat lucu, setelah isu bahwa HK adalah sama-sama nyama bali, tidak berhasil meredam penolakan ini. Kemudian ada isu, dengan kata2 dan kalimat bijak, dimana para penganut HK menempatkan diri sebagai bukan orang HK, tapi sebagai manusia yang bijak. Ini juga pupus. Kini muncul isu politik tersebut.

Saya sebagai salah satu pelaku yang menolak masuknya HK didalam Hindu yang ada di Indonesia, yang bergabung dalam Forum Koordinasi Hindu Bali, merasa perlu meluruskan isu miring tersebut.

Penolakan terhadap ajaran HK, murni karena ajaran Hare Krishna berbeda dengan ajaran Hindu Bali atau Hindu di Indonesia.

Saya dan beberapa teman telah banyak menulis tentang perbedaan ini, yang tidak saja dari cara ritual dan budaya, tapi yang lebih prinsip adalah teologi dan Sradha yang sangat beda.

Ida Penglingsir Putra Sukahet selaku Bendesa Agung (ketua) Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, dalam beberapa wawancara di TV, juga dengan gamblang menjelaskan perbedaan teologi dan Sradha ini. Lebih jauh, sebagai Bendesa Agung, beliau juga telah mengeluarkan surat pelarangan kegiatan Hare Krishna di lingkungan (sewewengkon) Desa Adat di Bali.

Gubernur Bali, juga telah memberikan arahan tentang pelarangan kegiatan Hare Krishna dan Sampradaya yang berbeda dengan Hindu Bali.

Didalam penyebaran ajaran Hare Krishna, metode yang dipakai adalah metode berburu di kebun binatang. Yaitu dengan masuk sebagai bagian dari Hindu Bali, kemudian merusak teologi, Sradha serta adat dan budaya Bali dari dalam dengan dalih kembali ke Weda.

Nah, bergulirnya isu bahwa penolakan ini adalah karena kepentingan politik, maka dengan penjelasan singkat tersebut, kami bisa katakan bahwa semua Itu adalah cara-cara pengalihan isu, serta cara berkelit kelompok Hare Krishna untuk tetap bisa melanjutkan misinya mengganti Agama, Adat, Tradisi dan Budaya Bali/Nusantara dengan ajaran Hare Krishna, untuk memungkinkan menguasai Hindu Bali.

Penguasaan Hindu Bali ini adalah langkah strategis setelah tidak berhasil menguasai Hindu di India yang kuat dengan sekte-sektenya.

Memang anggota HK di USA, Australia dan Canada cukup banyak, tapi gaung sebagai gerakan religi belum bisa kelihatan atau menarik perhatian bila tidak menguasai Bali dan India.

Itu sebabnya Bali menjadi target untuk dipengaruhi, dihancurkan agama, adat, tradisi dan Budaya Bali, dengan dalih back to veda.

Apakah salah kita yang mewarisi dan mempertahankan ajaran leluhur di bumi Nusantara yang mau dihancurkan oleh kelompok HK?

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, mari tetap ajegang ajaran leluhur Nusantara. (oleh Surya Anom)

author