Pis Arjuna

No comment 1971 views
Pis Arjuna,5 / 5 ( 1votes )

Pis Arjuna
salah satu uang magis di masyarakat Bali

Pis Rejuna (Pis Arjuna / uang kepeng arjuna), sesuai dengan sebutannya, merupakan uang kepeng yang pada salah satu sisinya terdapat gambar Arjuna. Dalam cerita Mahabharata, Arjuna dikenal sebagai putra ketiga dari Dewi Kunti dan nomor tiga dari Panca Pandawa. Di samping pandai memanah, ia juga dikenal sebagai ksatria yang gagah berani. Wajahnya yang rupawan menyebabkan ia diidolakan oleh banyak wanita. Hal ketampanan itulah yang sebenarnya menjadi penyebab pengapa banyak lelaki kemudian berkeinginan untuk memiliki pis Rejuna tersebut.

Sebagian masyarakat di Bali ada yang meyakini bahwa dengan menjadikan pis Rejuna sebagai jimat dan dipercaya bisa digunakan untuk memikat gadis yang menjadi incaran sang pemuda. Dengan simbol sang Arjuna ini diyakini akan dapat memanah Jantung Asmara sang gadis untuk dipersunting dijadikan istri. Namun ada pendapat lain yang mengatakan bahwa pis Rejuna fungsinya tiada lain untuk melanggengkan hubungan orang bersuami-istri atau hubungan sejoli yang sedang dilanda asmara dan sebagai penjaga, ataupun penambah kekuatan untuk bertempur/berperang

Sedemikian sulit dan kuatnya kepercayaan akan khasiat dari Pis Rejuna ini tidak sedikit di antara pemuda-pemuda yang kuat keinginannya untuk segera mempersunting gadis idaman ini berburu di malam hari ke tempat tempat yang angker untuk mendapatkan Pis Arjuna ini.

kembali kepada topic utama, "Pis Arjuna"

oleh beberapa sumber pis arjuna yang beredar dalam masyarakat adalah Pis Arjuna mentang panah ( baik yang memanah kearah depan ataupun kea rah atas), Arjuna nunggal, Arjuna yang sedang disembah oleh wanita serta Pis Arjuna sedang memangku wanita dll.

cara untuk memperoleh Pis Arjuna ada 3 yaitu;

  • Paica; dengan cara meyasa, bersemedi / meditasi di tempat2 tertentu. pis bolong ini dipandang sangat sakral karena datangnya secara gaib, misalnya melalui wong samar, paica Ida Bhatara, dll
  • Turunan; merupakan warisan atau pemberian orang
  • Pasupati; merupakan uang kepeng yang baru dibuat / digambar oleh para balian/dukun di Bali disertai pemasupati

seperti halnya benda gaib lainnya, Pis Arjuna juga memiliki kelemahan yaitu sangat dipantangkan untuk melewati sarana ini, yaitu “keungkulan semat maisi tain sampi”. apabila uang tersebut melanggar pantangan tersebut maka kasiat yang terkandung didalamnya akan hilang (punah). tapi untuk menghindari punahnya kasiat dari Pis Arjuna ini hendaknya jangan membawanya, cukup nunas wangsuhnya saja. selain itu, untuk memperkuat kekuatan dari Pis Arjuna tersebut diperlukan sarana “Dedes" atau alat kelamin dari binatang yang bernama Rase, dengan cara mengasapi, atau diolesi minyaknya.

satu info yang mesti diketahui, kasiat yang dikandung dalam Pis Arjuna tidak akan dapat menyatu dengan penggunanya, tanpa rapalan (mantra). mungkin orang-orang tertentu langsung dapat menggunakannya, mungkin karena tingkat sepiritualnya sudah mencukupi, tapi untuk orang biasa tentunya harus melalui pengucapan mantra tersebut. salah satu mantra yang sering dipakai oleh para sesepuh di bali untuk piolas.

Syarat utaman menggunakan mantra tersebut adalah "Sudah mempelajari Tehnik Prana". apabila belum memiliki prana dan jnana yang kuat, sudah tentu mantra itu tiada artinya. karenanya, sebelum menggunakan mantra tersebut, ada baiknya melatih prana dulu, yang bisa dipelajari lewat artikel "Belajar Tenaga Dalam Asli Bali" disamping mintalah restu dahulu kepada yang lebih berwenang dan berpengalaman baik langsung maupun tidak langsung. mohon kekuatan "restu" dengan cara tidak langsung dapat menggunakan "mudra kali" yang diletakkan di pusar anda, kemudian panggil nama yang pernah memiliki dan menggunakan pis arjuna, minta energinya. kemudian rasakan energi tersebut masuk melalui ujung jari telunjuk anda masuk ke pusar dan menyatu dalam tubuh anda. setelah dilanjutkan pada tata cara menggunakan mantra pis arjuna.

untuk mengatasi masalah terbesar dalam penggunaannya, yakni kurang tenget dan ampuhnya pis arjuna, hendaknya disetiap “Tumpek Krulut” dibuatkan upacara sebagaimana halnya benda gaib lainya, serta saat “Tumpek Landep” untuk mepasupatinya kembali.

demikian dulu info mengenai Pis Arjuna, untuk penjelasan lebih lanjut hendaknya bertanya langsung kepada para sesepuh adat… smoga bermanfaat.

author