Sarasamuscaya 20

No comment 770 views

Sarasamuscaya 20

Vaksayaka vadanannispatanti yairahatah socati ratrayhani,
parasya va marmasute patanti tasmaddhiro navasrjet paresu.

Ikang ujar ahala tan pahilawan hru, songkabnya sakatempuhan denya juga alara,

resep ri hati, tatan keneng pangan turu ring rahina wengi ikang wwang denya,

matangnyat tan inujaraken ika de sang dhira purusa, sang ahning maneb manahnira.

 

Terjemahan :

Perkataan yang mengandung maksud jahat tiada beda dengan anak panah yang dilepaskan. Setiap yang ditempuhnya merasa sakit. Perkataan itu meresap ke dalam hati, sehingga menyebabkan orang tidak bisa makan dan tidur pada siang dan malam hari. Oleh sebab itu perkataan yang demikian tidak diucapkan oleh orang budiman dan wira perkasa, pun pula oleh orang yang suci bersih hatinya.

author