Sejarah Bali

No comment 838 views

Sejarah Bali

berikut ini pemaparan singkat sejarah bali

Data autentik diambil dari PRASASTI
Prasasti artinya sebuah maklumat atau aturan yang dikeluarkan oleh raja dan berlaku untuk suatu daerah.
Prasasti – prasasti dijaman kerajaan bali kuno bertuliskan huruf DEWANAGARI yang berasal dari india utara dan bahasanya memakai bahasa bali kuno dimana terselip juga kata – kata sansekerta.

Sedangkan prasasti prasasti di pulau jawa bertuliskan huruf PALAWA yang berasal dari india selatan, hal ini berarti pengembangan hindu dbali dengan dijawa jalurnya berbeda.
Tulisan bali sekarang berasal dari huruf palawa, huruf ini berkembang di bali pada waktu jaman kerjaan majapahit. Bersama ini juga ada prasasti yg ditulis dengan huruf bali kuno ( old balinese writing ) atau huruf dewa negari.

Orang bali ditinjau dari segi kelompok kependudukan dan sosial budaya terdiri dari tiga kelompok :
1. Masyarakat jaman prasejarah
2. Masyarakat jaman pengaruh hindu
3. Masyarakat jaman pengaruh majapahit

Masyarakat jaman prasejarah ( BERDASARKAN DITEMUKAN DATA-DATA KEPURBAKALAAN )
Masyarakat bali sewaktu jaman prasejarah boleh dikatakan masih sebagai penganut animisme. Mereka belum mengenal tulisan. Mereka inilah yang sebenarnya disebut ORANG BALI AGE ATAU BALI MULE ( Penduduk bali asli ), Peralatan rumah tangganya terbuat dari batu dan tulang – tulang binatang. Setelah ada sedikit kemajuan alat dari perunggu dan besi mulai dikenal. Tulang – tulang orang yang penting ditempatkan didalam peti batu yang disebut SARKOPOGUS. Beberapa tempat dibali yang ditemukan sarkopagus antara lain : DESA PUJUNGAN, TAMAN BALI, ABIAYARSARI, TEGALALANG, TIGAWARSA, BANJAR SENGGUAN KLUNGKUNG, MARGE TENGAH PAYANGAN,DLL.

Peralatan dari batu dan tulang seperti kapak batu dll, ditemukan di GOA KARANG BOME BUKIT, BEDAHULU, PETAK,TARUKAN, DLL
ARCA MENHIR KUNO terdapat dipura penataran gelgel dan dipura pusering jagat trunyan, dipejeng ditemukan NEKARA yang lumrah disebut bulan. Dengan ditemukannya benda – benda prasejarah hampir diseluruh pelosok pulau bali ini berarti pulau bali telah dihuni oleh masyarakat bali age ( bali mule ) semasih sebagai penganut animisme, adapun desa – desa yang ditemukan benda – benda prasejarah :
TERUNYAN, KEDISAN, SONGAN, BUHAAN, ERABANG, TIGAWARSA, PEDAWA, CEMBAGA, SIDATAPA, PEGERINGSINGAN, GILIMANUK, TAKED, SELULUNG, SMBIRAN, POH HASEM, BUSUNG BIU, AMBIYARSARI, PAYANGAN, TAMAN BALI, TARO, TAMPAK SIRING, PAKUDUI,SANDING, PETAK, MELAYANG, BINTANG KUNING, TARUKAN, PELIATAN, CELUK, BONE, ABIAN BASE, NONGAN, BAJING, GELGEL, GOA SELONDING BUKIT, PURA PENATARAN SASIH PEJENG, BEBITERE, BEDAHULU, NUSA PENIDA, dll

Masyarakat jaman pengaruh hindu
Yang dimaksud dengan masyarakat jaman pengaruh hindu adalah pada waktu agama hindu dan budha mulai berkembang di bali. Diperkirakan agama tersebut masuk ke bali pada awal abad ke IX tarich Isaka, dengan ditemukannya prasasti – prasasti :
1. Prasasti sukawana bertahun isaka 804
2. Prasasti bebetin bertahun isaka 818
3. Prasasti bintang danu didesa trunyan ada 2 buah, bertahun isaka 813 dan isaka 833, desa bintang danu : trunyan, kedisan, buahan, erbang, songan.

4. Prasasti belahanjong disanur bertahun isaka 835, baru menyebutkan nama raja yaitu, SRI KESARI WARMADEWA, selisih dengan prasasti trunyan hanya 2 tahun.

Jadi masyarakat pengaruh agama hindu dan budha adalah berasal dari masyarakat bali animisme, jelasnya ORANG BALI PADA JAMAN KERAJAAN BALI KUNO sebelum pengaruh majapahit berasal dari MASYARAKAT BALI JAMAN PRASEJARAH.

Pengaruh agama hindu dan budha pada jaman kerajaan bali kuno hidup rukun berdampingan, suatu contoh keberadaan kedua agama tersebut dapat diketahui dari pura – pura :
1. Pura durga kutri diburuan GIANYAR adalah pura HINDU.
2. Goa gajah adalah dari agama BUDHA

Tarich isaka
Tarich isaka ditetapkan oleh raja KANISKA dari INDIA SELATAN untuk memperingati dan merayakan kebesaran kerajaan. Beliau ini berasal dari suku sakya. Tarich baru dengan diberi nama tarich isaka, tarich ini berlaku mulai jam 00.00. tarich hindu termaksuk juga tarich isaka berdasarkan solar – lunar yaitu pengabungan tahun matahari dengan tahun bulan, cara perhitungan matematikanya disebut PENGALANTAKA. Ilmu ini terdapat dalam buku namanya SURYA SIDANTA karangan ahli astronomi hindu rtsan tahun sebelum masehi.

Tarich isaka masuk keIndonesia mulai abad ke V tahun masehi yaitu di kerajan TARUMA NEGARA di JAWA BARAT dan kerajaan MULAWARMAN di KALIMANTAN. Di bali tarich isaka mulai masuk abad k IX dengan ditemukannya prasasti SUKAWANA bertahun 804 isaka.

Disamping tarich isaka perhitungan bulan wuku pun masuk ke bali dari jawa melalui perkawinan raja UDAYANA dengan putri MAHENDRADATA adik raja DHARMAWANGSA raja MEDANG KAMULAN di jawa timur, prasasti yang pertama kali mencantumkan nama wuku adalah prasasti bertahun 916 isaka dengan menyebutkan wara merakih, pasasti ini dikeluarkan oleh ratu MAHENDRADATA bersama suaminya RAJA USAYANA. Prasasti-prasasti yang dikeluarkan oleh beliau berdua selalu ratu MAHENDRADATA tertulis terlebih dahulu belakangan baru nama suaminya RAJA UDAYANA.

SEBUTAN PENDETA PADA JAMAN KERAJAAN BALI KUNO
Pada waktu jaman kerajaan bali kuno susunan masyarakat terbagi menjadi empat golongan :
1. BRAHMANA
2. KSATRIYA
3. WESYA
4. SUDRA

SUSUNAN KEPANGKATAN
Pangkt tertinggi adalah mahapatih dan senopati, senopati membawahi beberapa nayaka, para nayak membawahi beberapa pangkat yang lebih rendah seperti : SIR, MAKARUN, KUMPI, SEMENGAT, MANUTATEG, dsb.

Raja didampingi olelh badan penasehat yang bernama PAKSEMAKSE ini terdiri dari senapati, mahapatih, dan pendetaa..
Kalau diperhatikn sebuah prasasti yang dikeluarkan oleh RAJA JAYA PANGUS (1099 – 1100 TARICH ISAKA )pada jaman kerajaan bali kuno terdapat kerajaan kecil dibawah seorang cakrawati ( raja besar ) salah satu bait prasasti tersebut berbunyi : ikang sapta negara swabawa ning kadi sira prabu cakrawati rajadiraja bali dwipa mandala...terjemahan bebasnya kuarang lebih ; dalam pemerintahan raja jaya pangus di bali terdapat tujuh buah kerajaan lebih kecil dan jaya pangus sebagai kaisarnya, jaya pangus sendiri dalam prasasti tersebut bergelar : SRI AJI JAYA PANGUS ARKAIE LENCANA.

Dalam prasasti raja – raja bali kuno selalu memakai nama keturunan yaitu warmadewa, menurut para ahli raja – raja bali kuno masih ada hubungannyakeluarga dengan raja-raja kedah dan raja-raja disumatra yang berasal dari dinasti warmadewa, dinasti ini berasal dari india utara, ini dapat dibuktikan dengan dasar-dasar hurufnya, karena dimalaya dan bali memakai huruf dewanegari, juga nama-nama rajanya memakai nama-nama sangkerta, sedangkan nama para petingginya memakai nama bali asli seperti ; KI PASUNG GRIGIS, KEBO IWA, TUNJUNG BIRU, UDUNG BUSUR, KALUNG SINGKAL, KI TAMBYAK,dsb

NAMA KEPENDETAAN
Pendeta dari brahmana shiwa disebut DANG ACARYA
Pendeta dari brahmana budha disebut DANG UPADHYAYA
Dalam masa pemerintahan SRI ADIDEWA LENCANA, disebutkan purihito istana :
Pendeta shiwa :
1. Dang Acarya Arimurti
2. Dang Acarya Aridewa
3. Dang Acarya Madyagara
4. Dang Acarya satyangsa
5. Dang Acarya Karnikangsa

Pendeta Budha :
1. Dang Upadyaya Atmaja
2. Dang upadyaya budhadyana.
Raja ini menurut lontar negara kerta gama ditaklUkan oleh raJa kertanegara dari singgosari pada tahun isaka 1206 (1284 masehi ), wakil pemerintahan singosari dari bali dijabat oleh KEBO PARUD
Sebuah prasasti raja anak wungsu berangka tahun isaka 993 salah satu baitnya :
MPUNGKWI DANG ACARYA JIWAYE LUMAH ING DHARMA ANYAR artinya yang mulia dang acarya jiwaye ( pendeta shiwa ) dicandi di dharma anyar... mpungkwi artinya yang mulia..

Sebuah prasasti berangka 911 isaka ( 989 masehi ) raja udayana menghadiri sidang pengadilan, beliau didampingi oleh pendeta shiwa dan budha diantaranya disebut Dang Upadyaya ing nalanda dan dang acarya ing warenasi.

Raja bali terakhir sebelum diserang majapahit yaitu SRI GAJAH WAKTRA abiseka SRI ASTASURA RATNA BUMI BANTEN mengeluarkan prasasti yang berangka tahun isaka 1259 (1337 masehi )... isaka 1259 palguna masa tithi saptami kresnapaksa mu cu wara ning julungsungsang irike dewasa ajna paduka astasura ratna bumi banten dimawuh ipara senepati umingser ri tandarakriyan r. Pakiran-kiran, ni jero makebehan, karuhun mpungkwi shiwa-sogata,rsi maha brahma... pada tahun isaka 1259 sasih kawulu pangelong kapitu ware juungsungsang dewasa ayu persidangan disana yang mulia sri astasura ratna bumi banten dihadapan para senepati juga diikuti para pegawai tinggi yang lain juga hadir yang mulia para pendeta shiwa-budha dan para brahmana.

PARA MENTRI DAN PEGAWAI TINGGINYA TERSEBUT BERASAL DARI :
1. Mpungkwi panji singaraja
2. Mpungkwi ratana kunyarasan
3. Mpungkwi air gajah
4. Mpungkwi dharma anyar

MASYARAKAT JAMAN PENGARUH MAJAPAHIT
Terdiri dari dua kelompok ;
1. MASYARAKAT BALI MULA ( BALI AGA ), masyarakat ini adalah mereka yang tinggal di desa-desa yang jauh dari pusat pemerintah yang dibentuk oleh petinggi-petinggi majapahit, pada umumnya mereka masih mengunakan bahasa bali asli ( bahasa bali kuno ) misal penduduk pedalaman nusa penida, kalau mereka bercakap-cakap dengan sesamanya, kita tdk akan pernah mengerti bahasa mereka.

2. MASYARAKAT KETURUNAN adlah mereka yang dilahirkan dari perkawinan orang bali aga dengan prajurit-prajurit atau para petinggi dari majapahit, para petinggi majapahit membentuk pemerintahan di bali pata tahun 1343 masehi setelah raja bali ditaklukan, diantaranya ;
1. Dalem krisna kepakisan penguasa tertinggi di bali di samprangan
2. Arya kenceng di tabanan
3. Arya belog di kaba-kaba
4. Arya kutawaringin di klungkung
5. Arya beleteg di penatih
6. Kyayi arya di gunung agung
7. Arya punta di mambal
8. Arya juru deh di temukti
9. Arya kanuruhan di tangkas
10. Arya melele cengkok bang di jembana
11. Arya sentong di carang sari, dll

Para arya ini tinggal dibali dalam membentuk pemerintahan yang tentunya dibarengi dengan prajurit dan penduduk dari majapahit, merek inilah berbur dan kawin dengan orang-orang bali aga , timbul bahasa bali baru yang sekarang digunakan.

Raja majapahit RATU TRIBUANA TUNGGA DEWI mengirimkan beberapa pendeta siwa dan budha untuk menyebarkan tata agama siwa dan budha ala majapahit di bali. Pada jaman majapahit inilah bali mengalami perubahan yang luar biasa terutama dibidang agama, sastra budaya dan tata susila, karya sastra seperti kekawin, kidung-kidung, geguritan, dsb mulai masuk kebali

ditulis oleh IB elder dalam media sosial FB

author