Sejarah Penemuan Orgonite

No comment 40 views

Sejarah Penemuan Orgonite

Awal Mula Diketemukannya Energy Orgone 

Dr Wilhelm Reich dalam penelitiannya selama 40 tahun ketika bereksperimen ia tidak sengaja menemukan energi misterius yang ada di semua mahluk hidup di bumi dan juga berada di atmosfir bumi, energi ini kemudian beliau disebut orgone

Orgonite Pancadatu Bali

Dr Reich dikenal sebagai seorang ilmuwan yang mempunyai integritas yang sangat baik di reputasi internasional. Sebagai anak didik Sigmund Freud ketika meraih gelar doktor, dia juga mendemonstrasikan teori energi orgone dengan pakar fisika Albert Einstein walaupun akhirnya ditolak karena menurutnya semua efek itu dihasilkan oleh factor-faktor yang sudah diketahui. Reich mengidentifikasi energi yang disebut orgone dan menemukan itu bisa dimanipulasi dengan menggunakan lapisan logam dan bahan organik. Dia menggunakan hal-hal seperti kayu dan kapas untuk bahan organik dan lembaran besi dan logam lainnya sebagai komponen logam.

Dr Reich menyimpulkan bahwa susunan lapisan fiberglass (zat organik) dan wol baja (zat anorganik) akan benar-benar menarik dan mengumpulkan orgone / energi eterik yang positif (yang Reich disebut " Orgone Positif "atau" POR ") dan energi eterik berbahaya negatif (" orgone mematikan "atau" DOR "). Energi orgone juga disebut sebagai “inti dari daya hidup yang ada di alam”. Ada juga yang menyebutnya sebagai animal magnetisme, odyle, life force, chi, scalar, manna, baruah, entelechy, prana, dan fifth element (elemen kelima). Energi ini dipercaya sebagai energi pembantu kehidupan.

Ilmuwan besar Sigmund Freud melakukan beberapa pengamatan mengenai emisi orgone dan fungsinya dalam emosi manusia. Freud menyebutnya libido. Orgone ini dipahami sebagai prinsip anti-entropis alam semesta, sebuah substratum kreatif dalam seluruh alam. James Demeo menyebutkan sifat energi orgone yang disimpulkan oleh Wilhelm Reich adalah:

  • Energi tanpa massa yang berada dan mengisi alam semesta.
  • Dapat menembus segala macam benda dan hadir dimana-mana.
  • Terus bergerak dan berubah dan dapat muncul dalam konsentrasi yang berbeda tergantung pada ruang.
  • Energi ini dapat dikontrol dan dimanipulasi melalui penggunaan perangkat khusus
  • Tidak seperti energi panas, orgone tidak menghilang, tetapi menarik lebih sama dan mampu "tumbuh" ke kedua bentuk kehidupan yaitu pada materi hidup dan tak hidup

Energi orgone dapat memberikan pengaruh kepada benda mati maupun benda hidup. Efek yang sering dicontohkan untuk alam adalah kemampuan alat orgone untuk memanggil atau mengusir hujan walaupun secara teknis tidak prosesnya tidak seperti itu.

Energi orgone juga dipergunakan sebagai penyembuhan melalui alat orgone blanket, orgone bucket pipe, orgone accumulator dan cloud buster.  

Oracs - akumulator orgone

Dr Reich membuat kotak besar yang disebut akumulator orgone atau "oracs" menggunakan prinsip layering sederhana dan berhasil menyembuhkan pasien dari berbagai penyakit, termasuk berbagai bentuk kanker, dengan meminta mereka duduk di dalam kotak untuk periode waktu tertentu. 

Metode untuk memanfaatkan energi orgone dipraktekkan dalam cabang terapi disebut psikoterapi orgone. Terapi orgone berfokus pada bagaimana energi ini bergerak ke seluruh tubuh. Sumbatan energi diyakini hasil dari tekanan mental dan emosional yang dialami oleh individu. Energi orgone digambarkan sebagai pulsa kontrak-konstriksi elektrik dalam tubuh. Mutu kesehatan tubuh dan pikiran akan meningkat ketika energy orgone bergerak secara sistemik dalam tubuh dan menghasilkan bio medan magnetik akibat efek pulsa kontrak-konstriksi elektrik. Namun dalam perjalanannya orac justru menghasilkan banyak DOR alias energy negatif yang membuat pasien walaupun sembuh dari kanker otak namun beralih jadi “agak” idiot atau kerusakan mental. Hal ini menyebabkan Dr Reich ditangkap dan dipenjarakan seumur hidup, (walaupun akhirnya setahun kemudian beliau meninggal), serta semua hasil penelitiannya dirampas dan dimusnahkan. Sebagian kalangan menyebut kejadian ini sebagai konspirasi para kapitalis yang tentu saja hal ini sangat sulit dibuktikan. 

Pada tahun 1986, para ilmuwan di University of Marburg, Jerman menerbitkan hasil penelitian dalam akumulator orgone dikarenakan efek positif konsisten psiko-fisiologis yang tidak terlihat di kotak fiberglass yang digunakan sebagai kontrol, yang menyatakan bahwa "hasil yang diterima dalam penyelidikan kami memberikan bukti untuk asumsi bahwa sifat fisik dari akumulator orgone dan kemanjuran psychophysiological pada organisme manusia, didalilkan oleh Reich dan rekan-rekannya, faktual ada." 

Pekerjaan Reich dilanjutkan pada 1960an oleh ilmuwan Rusia yang berpikiran lebih terbuka seperti Dr Nikolai Kozyrev (1908-1983), yang juga telah membuktikan secara ilmiah bahwa energi tak terlihat seperti itu memang ada di sekitar kita, dan sempat digunakan dalam pertahanan militer menggunakan prinsip yang disebut " bidang torsi " (misalnya, energi eterik). Setelah mereka, ribuan peneliti tingkat Ph.D. dari kedua negeri Tirai Besi mencakup beberapa generasi Kozyrev dan kepeloporan Reich, perlahan memaksa mainstream ilmu Barat secara resmi mengakui konsep universal, media energi tak terlihat yang mereka sebut "materi gelap", "fluks vakum" atau "energi titik nol", sebutan itu tergantung pada siapa Anda bertanya. Hal ini umumnya dipahami oleh kalangan penggemar orgonite bahwa semua itu pada dasarnya menjelaskan hal yang sama, apa yang Reich sebut sebagai "orgone". 

Saat ini disebut Orgonite Pada awal tahun 1980an Karl Welz mengembangkan teknik ini dengan menggunakan campuran antara logam dan non logam. Ia menyebutnya sebagai orgonite. Hasil dari campuran ini ternyata membuat alat ini mampu menghasilkan energi yang lebih besar dari lapisan logam dan non logam seperti dalam oracs. Saat itu orgonite pertama kali diperkenalkan sebagai alat kesehatan. Alat tersebut berkembang dengan pesat dan menjadi populer pada tahun 1980an.

Pada awal 1990an oleh Don Croft dikembangkan lagi dengan menambahkan kristal yang ia percaya mampu meningkatkan kekuatan hingga puluhan kali lipat dan memiliki kelebihan dari efek kristal. Dan pada perkembangannya kristal seperti menjadi sebuah keharusan dalam orgonite, sehingga alat ini tidak lagi disebut orgonite jika tidak menggunakan kristal. Hingga saat ini orgonite mengalami perkembangan yang sangat pesat, penggunaannya pun beragam. Dan komposisi pembuatannya telah mengalami perubahan, misalnya dengan menggunakan logam spiral, macam-macam kristal, penambahan koil, magnet, atau bahkan orgonite untuk pajangan. Peningkatan popularitas orgonite menyebabkan ditemukannya fungsi - fungsi baru pada orgonite.

Sekarang ini orgonite tidak hanya dipergunakan untuk kesehatan namun juga untuk membersihkan chemtrail atau untuk mengubah situasi lingkungan dengan menyerap energi negatif dan mengubahnya menjadi energi positif yang menguntungkan untuk semua makhluk hidup. Jadi orgonite versi Don Croft merupakan peningkatan yang sangat signifikan atas kerja awal Reich dengan akumulator orgone, karena "oracs" menarik energi DOR dan POR sekaligus. Sedangkan orgonite mengubah DOR ke dalam bentuk murni dan menguntungkan, inheren secara terus menerus. Dan akhirnya, Orgonite disebut juga generator chi bersifat sebagai pembersih alami, penyembuh dan sebagai sumber energi positif. Orgonite menyerap energi negatif di sekitar kita, mengubahnya menjadi energi positif dan melepaskannya kembali ke atmosfir. Telah diketahui bahwa energi negatif tersebar di sekitar kita dan memberi pengaruh buruk bagi kesehatan dan lingkungan hidup. Energi negatif ini banyak ditimbulkan antara lain dari radiasi elektromagnetis jaringan selular, jaringan listrik, pemancar televisi polusi udara dan penyemprotan secara sengaja bahan-bahan kimia ke udara (chemtrails)

author