Susila

Susila dan Etika Gama Bali

Susila merupakan kerangka dasar Gama Bali yang kedua setelah filsafat (Tattwa).

Susila memegang peranan penting bagi tata kehidupan manusia sehari-hari.

Realitas hidup bagi seseorang dalam berkomunikasi dengan lingkungannya akan menentukan sampai di mana kadar budi pekerti yang bersangkutan. la akan memperoleh simpati dari orang lain manakala dalam pola hidupnya selalu mencerminkan ketegasan sikap yang diwarnai oleh ulah sikap simpatik yang memegang teguh sendi- sendi kesusilaan.

Di dalam filsafat (Tattwa) diuraikan bahwa Gama Bali membimbing manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup seutuhnya, oleh sebab itu ajaran sucinya cenderung kepada pendidikan sila dan budi pekerti yang luhur, membina umatnya menjadi manusia susila demi tercapainya kebahagiaan lahir dan batin.

Kata Susila terdiri dari dua suku kata: "Su" dan "Sila".

  • "Su" berarti baik, indah, harmonis.
  • "Sila" berarti perilaku, tata laku.

Jadi Susila adalah tingkah laku manusia yang baik terpancar sebagai cermin obyektif kalbunya dalam mengadakan hubungan dengan lingkungannya.

Pengertian Susila menurut pandangan Gama Bali adalah tingkah laku hubungan timbal balik yang selaras dan harmonis antara sesama manusia dengan alam semesta (lingkungan) yang berlandaskan atas korban suci (Yadnya), keikhlasan dan kasih sayang.

Pola hubungan tersebut adalah berprinsip pada ajaran Tat Twam Asi (Ia adalah engkau) mengandung makna bahwa hidup segala makhluk sama, menolong orang lain berarti menolong diri sendiri, dan sebaliknya menyakiti orang lain berarti pula menyakiti diri sendiri. Jiwa sosial demikian diresapi oleh sinar tuntunan kesucian Tuhan dan sama sekali bukan atas dasar pamrih kebendaan.

Dalam hubungan ajaran susila beberapa aspek ajaran sebagai upaya penerapannya sehari-hari diuraikan lagi secara lebih terperinci.

adapun urutan ajaran Susila gama bali diantaranya:

  1. Tri Kaya Parisudha
  2. Catur Paramitha
  3. Panca Yama Brata
  4. Panca Niyama Brata
  5. Tri Mala
  6. Sad Ripu
  7. Catur Asrama
  8. Catur Purusa Artha
  9. Catur Warna
  10. Catur Guru

demikian ajaran Susila dalam ajaran Gamabali (Hindu Bali), semoga bermanfaat.