Tips Mengatasi Masalah Keluarga

No comment 244 views

Tips Mengatasi Masalah Keluarga

Keluarga adalah sumber kebahagiaan dan kekuatanmu, tapi pasti ada saat dimana keluargamu tertimpa masalah. secara umum permasalahan keluarga dipicu oleh: Sikap egois, masalah ekonomi, perselingkuhan, Anak, Konflik Keluarga, dan Perjodohan.

Sikap Emosi

ini merupakan tabiat yang mungkin merupakan sifat bawaan kelahiran, namun bisa juga akibat lingkungan atau pergaulan.

Masalah Ekonomi

ini merupakan masalah pelik. Terkadang dimasa muda/sebelum menikah, mereka memiliki penghasialah yang mencukupi, cukup untuk mengisi keinginan sehari-hari. Namun setelah kawin/menikah, jumalah penghasilannya meningkat tetapi selalu merasa kekurangan karena banyaknya kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi. bahkan ada beberapa pasangan mengalami kesulitan (miskin) setelah menikah, hidup dengan serba kekurangan.

Perselingkuhan dan Seks

Masalah keluraga berikutnya adalah tentang kebiasaan yang terlalu akrab dengan lawan jenis ataupun sejenis yang menimbulkan maslah dengan keluarga. Perselingkuhan tidak hanya dipicu oleh materi, namun ada juga yang dipicu oleh kebutuhan seksual (maniak seks) yang tidak bisa dipenuhi oleh pasangannya sehingga salah satu pasangan merasa jarang dibelai alias jablay. Ada pula perselingkuhan yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang atau perhatian dari pasangannya, bahkan ada pula perselingkuhan karena memang hobbynya berpetualang cinta.

Anak keturunan

Masalah keluarga yang disebabkan oleh anak keturunan adalah sulitnya memiliki anak kandung. Bahkan ada lelucon bahwa ada "Jasa Membuat Anak, Garansi sampai Jadi" ini merupakan lelucon yang membuat sakit hati pasangan Suami-istri, karena Anak Keturunan itu masalah kehormatan keluarga. memang ada baiknya dalam hal permasalahan ini ditindaklanjuti secara medis, namun kadang kala secara medis dinyatakan normal namun tidak juga memiliki anak keturunan.

Ada juga yang sudah mencoba mengadopsi Anak angkat, namun sering sakit-sakitan dan meninggal atau bahkan Anaknya sendiri seperti menjadi orang lain, tidak mengakui orang tuanya sendiri. Ada pula anak yang menyiksa orang tuanya, selalu emosi/mengamuk bila keinginannya tidak terpenuhi dan yang lebih parah lagi, Anak yang selalu bikin masalah di lingkungan dan masyarakat sehingga menimbulkan masalah keluarga dan selalu menyusahkan orang tuanya.

Konflik Keluarga

Konflik keluarga ini maksudnya sering tidak akur dengan ipar dan/atau mertua. apabila Anda lemah, maka anda akan dijadikan budak, dan apabila melawan maka pertengkaran akan selalu terjadi dirumah tangga anda

Perjodohan

Masalah yang terakhir ini maksudnya, Pasangan hidup meninggal disaat pernikahan masih muda, atau bahkan anda merasa sangat berat saat menjadi Janda, Duda, bisa juga Cerai, pisah ranjang sehingga merasakan sekali beban hidup ini. Bahkan ada pula yang tidak menemukan pasangan hidupnya hingga akhir hayatnya.

Keluarga Bahagia

Dari sekian masalah diatas, secara umum cara mengatasinya diantaranya:

Bicarakan Masalahnya

Pilihlah waktu yang tepat untuk membicarakan masalahnya. Pikir Baik-Baik Sebelum Bicara, jika giliran Anda yang mendengarkan, lawanlah keinginan untuk menyela. Akan ada gilirannya Anda yang berbicara. Akui perbedaan pendapat, namun jangan lupa untuk menyelesaikannya secara baik-baik. Lihat dari Sudut Pandang yang Berbeda, jangan sapakan pola pikir anda dengan orang lain. Fokuslah pada inti masalah, jangan lihat orangnya .

Tanyakan Dirimu Sendiri ‘Mau Bahagia atau Menjadi Benar?’ karena Keluarga bukanlah soal ‘Aku’, Melainkan ‘Kita’. karenanya terus dengarkan dengan pikiran terbuka, sekalipun apa yang Anda dengar tidak Anda sukai. Coba pahami maksud di balik kata-katanya. Perhatikan bahasa tubuh dan nada bicara teman hidup Anda

Cobalah untuk saling terbuka, Tidak saling menyalahkan, Buanglah sifat egois, jadilah pribadi yang santun dan terbuka, mau menyadari tak ada satu manusiapun yang bisa lolos dari kesalahan dan kelemahan,
Saling memaafkan.

Laksanakan Keputusan/kesepakata

Putuskan apa saja yang akan kalian masing-masing lakukan untuk menyelesaikan masalahnya. Secara berkala, periksalah apa yang sudah kalian capai. Bangunlah Komunikasi demi keluarga.

Tapi... Apakah Masalah itu dapat terselesaikan dengan mudah? Tidakkah masalah itu membandel dan terus bervariatif dalam hidup Anda?

bila hal itu terjadi, maka 2 solusi yang secara umum disodorkan itu belumlah tepat dijalankan saat ini. Upaya apapun yang dilakukan pasti akan menimbulkan masalah-masalah baru lagi...

karenanya, cobalah pelajari hidup Anda, Lihatlah dari sisi KARMA, jangan-jangan Anda memang hidup untuk menjalankan Karma itu, atau pasangan Anda memang bawaannya membawa masalah keluarga.

Apabila Anda menemukan Jalan KARMA penyebab masalah keluarga ini, maka Anda akan mampu memilih cara paling efektif meredam masalah-masalah keluarga Anda.

Cara melihat Jalan KARMA ada 4, yakni dilihat dari sisi KELAHIRAN dan NAMA yang disematkan pada Anda. Disamping itu Perjodohan Anda dengan Pasangan Anda juga mempengaruhi jalannya Rumah Tangga, disamping Pemilihan Hari Baik Menikahnya (Dewasa Ayu Nganten).

  1. Karma KELAHIRAN, bisa Anda cek di Ramal Nasib. Berdasarkan kelahiran, masalah keluraga bisa dideteksi. Apabila dalam Kelahiran memang membawa bibit potensi Masalah keluarga, maca cara mengatasi dengan ruwatan Kelahiran (Bayuh Otonan), penyematan Life Code dan beberapa ritual lainnya.
  2. Karma NAMA, bisa Anda cek di Ramal Nama. Nama merupakan pemberian keluarga, dan itu merupakan urusan orang tua dengan kakek-nenek. Kita lahir sudah deberikan nama, dan kita terbiasa dengan nama panggilan tertentu yang menjadi identitas kita. Dalam Nama tersebut secara awam memiliki arti tertentu yang merupakan doa dan harapan orang tua kepada anaknya yang diberi nama tersebut. Namun dibalik itu semua, Nama memiliki makna terpendam yang jarang diketahui. Terkadang NAMA yang secara umum artinya baik, namun dibaliknya mengandung arti yang buruk, salah satunya menyebabkan masalah keluarga. solusinya dengan mengubah nama anda.
  3. Karma PERJODOHAN, bisa Anda cek di Ramal Perjodohan atau Pertemuan/petemon. Tidak semua pasangan kaya raya saat menikah menemukan keluarga yang bahagia, belum tentu juga cantik-tampan setelah menikah bisa bahagia begitu juga yang lainnya. Perjodohan memang ditangan TUHAN, namun tuhan memberikan kita kesempatan memilih pasangan hidup kita, agar kita bahagia. Saat kita tidak mengerti cara memilih pasangan hidup, maka masalah keluarga dapat timbul dari pernikahan anda tersebut.
  4. Karma HARI PERNIKAHAN, bisa Anda cek di Dewasa Ayu Nganten / Pawiwahan. Mungkin saja, secara kelahiran nasib anda baik, secara nama juga sudah baik, perjodohan baik, namun bila saat pemilihan hari menikah anda salah, maka musibah dapat terjadi. Karenanya, pilih-pilihlah Hari Baik melangsungkan ritual pernikahan, karena pernikahan tersebut adalah Kelahiran Keluarga Anda.

Ingatlah..

Menghindar bukanlah jalan keluar..

Segala yang kita lakukan  pasti akan mendatangkan sesuatu yang  positif atau negatif, semuanya adalah karena langkah dan prilaku kita, maka masalah yang akan terjadipun adalah akibat dari sebab yang kita lakukan. Setelah itu masalah akan terus mengikuti anda selama anda tidak mau menyelesaikannya. Jika anda mau menyelesaikan dengan cepat dan damai maka  selesailah sudah! ingatlah masalah yang mengikuti anda dan bukan sebaliknya.


author