Widhi Tattwa Tuhan ada Dimana-mana

1 comment 819 views

Widhi Tattwa Tuhan ada Dimana-mana

Tuhan hadir dimana-mana. Beliau bersifat wyapi-wyapaka, meresapi segala. Tidak ada suatu tempat-pun yang beliau tiada tempati. Beliau berada di sini dan berada di sana. Tuhan bersifat mahima, maha besar. Banyak Sloka suci Gama Bali menyebutkan hal ini. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

Seribu dalarn mantra Weda di atas berarti tak terhingga. Tuhan berkepala tak terhingga, bermata tak berhingga, ber-tangan tak berhingga. Semua kepala adalah kepalanya, semua mata adalah matanya, semua tangan adalah tangannya. Walaupun Ia tidak dapat dilihat dengan mata, Ia dapat rasakan kehadirannya pada segala dengan rasa hati.

Di dalam kitab suci Chandogya Upanisad terdapat sebuah percakapan yang menarik tentang kehadiran Tuhan di mana-mana. Percakapan antara seorang ayah dengan anaknya. Anak itu bernama Swetaketu, ayahnya bernama Uddhalaka. Sang anak selalu mohon agar ayahnya menerangkan hakekat Tuhan, yang ingin ia ketahui. Sang ayah-pun menerangkannya dengan berbagai contoh yang mudah dimengerti.

Demikianlah Tuhan diumpamakan seperti garam dalam air. la tidak tampak namun bila dicicipi terasa adanya disana.

Di dalam Swetaswatara Upanisad, Tuhan diumpamakan sebagai api di dalam kayu. Walaupun kehadirannya seolah-olah tidak ada, tapi bila kayu itu digosok api akan muncul. Karena Tuhan berada di mana-mana Ia mengetahui segala. Tidak ada suatu apapun yang Ia tidak ketahui, tidak ada apa-pun yang dapat disembunyikan kepada-Nya. Ia adalah saksi agung akan segala yang ada, saksi agung segala gerak-gerik manusia.

Karena demikan sifat Tuhan maka orang tidak dapat lari ke manapun untuk menyembunyikan segala perbuatan-nya. Ke manapun berlari akan selalu berjumpa dengan Dia. Tiada tempat sepi yang luput dari kehadirannya.

author