BG 2.5

No comment 106 views
BG 2.5,5 / 5 ( 1votes )

BG 2.5

BG 2.5

गुरूनहत्वा हि महानुभावान् श्रेयो भोक्तुं भैक्ष्यमपीह लोके ।
हत्वार्थकामांस्तु गुरूनिहैव भुञ्जीय भोगान् रुधिरप्रदिग्धान् ॥२- ५॥

gurūn ahatvā hi mahānubhāvān śreyo bhoktuḿ bhaikṣyam apīha loke |
hatvārtha-kāmāḿs tu gurūn ihaiva bhuñjīya bhogān rudhira-pradigdhān || 2.5

Bhagawad Gita 2.5

Penggalan sloka ini merupakan sebuah kalimat yang terkait langsung dengan beberapa kalimat lain dalam sub topik "Kebingungan Arjuna", dimana didalam sub-topik itu termuat 5 sloka. yakni BG 2.4 sampai dengan BG 2.8 berikut ini:

Arjuna berkata;

wahai Madhusūdana, bagaimana bisa saya menyerang Kakek Bhisma juga Guru Drona, membalas anak panah mereka yang patut dihormati oh Ari-sūdana. Lebih baik tidak membunuh para Guru yang berjiwa mulia itu walau menikmati hidup dengan kemelaratan di alam ini, daripada pemenuhan keinginan dan kekayaan di dunia ini tetapi dengan membunuh guru, tentunya menikmati kesenangan yang ternoda darah.

Kita ini juga tidak tahu yang mana bagi kita yang lebih baik, apakah menaklukkan atau jika ditaklukan? tentu setelah membunuh mereka yang berada didepan, yang memihak putra Dḥṛtarāṣṭra, kita tidak akan berhasrat untuk hidup. Keberadaanku dikuasai oleh kelemahan dan kekurangan dalam dharma yang membingungkan hati. Saya mohon kepadamu, mungkin hal apa yang terbaik, beritahu itu padaku muridmu, tegaskan, beritahu diriku, Aku pasrah kepadamu. Tentu tidak dapat menemukan cara menghilangkan kesedihanku itu yang mengeringkan akal sehatku walau memperoleh kemakmuran tiada-tara dibumi juga kekuasaan atas kerajaan surgawi.

Bhagawad Gita II.4-8
Bhagawad Gita Bab 2

Arti Bhagawad Gita 2.5

गुरूनहत्वा हि महानुभावान् श्रेयो भोक्तुं भैक्ष्यमपीह लोके ।
gurūn ahatvā hi mahānubhāvān śreyo bhoktuḿ bhaikṣyam apīha loke |
gurūn—para guru; ahatvātidak membunuh; hipasti; mahābesar, terbaik; anubhāvānkelahiran, kesadaran, pengalaman; mahā-anubhāvānjiwa mulia, yang memiliki pemikiran mulia; śreyaḥ—lebih baik; bhoktum—menikmati hidup; bhaikṣyam—kemelaratan, mengumpulkan sedekah, mengemis; apiwalaupun; ihadalam hidup ini, dunia ini; lokealam;
lebih baik tidak membunuh para Guru yang berjiwa mulia itu walau menikmati hidup dengan kemelaratan di alam ini,

हत्वार्थकामांस्तु गुरूनिहैव भुञ्जीय भोगान् रुधिरप्रदिग्धान् ॥२- ५॥
hatvārtha-kāmāḿs tu gurūn ihaiva bhuñjīya bhogān rudhira-pradigdhān || 2.5
hatvāmembunuh; arthakeuntungan; kāmānmenginginkan; artha-kāmanpemenuhan keinginan dan kekayaan; tutetapi; evāpasti, tentunya; bhuñjīya—menikmati; bhogān—hal-hal yang dapat dinikmati, kesenangan duniawi; rudhira—darah; pradigdhān—ternoda;
daripada pemenuhan keinginan dan kekayaan di dunia ini tetapi dengan membunuh guru, tentunya menikmati kesenangan yang ternoda darah.

author