Danda Vagga

No comment 59 views

Danda Vagga
Dhammapada 129-145

Danda Vagga

sabbe tasanti daṇḍassa, sabbe bhāyanti maccuno.|
attānaṃ upamaṃ katvā, na haneyya na ghātaye. ||
129

artinya:

Semua orang takut akan hukuman; semua orang takut akan kematian. Setelah membandingkan orang lain dengan diri sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh atau mengakibatkan pembunuhan.

sabbe tasanti daṇḍassa, sabbesaṃ jīvitaṃ piyaṃ.|
attānaṃ upamaṃ katvā, na haneyya na ghātaye. ||
130

artinya:

Semua orang takut akan hukuman; semua orang mencintai kehidupan. Setelah membandingkan orang lain dengan diri sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh atau mengakibatkan pembunuhan.

sukhakāmāni bhūtāni, yo daṇḍena vihiṃsati.|
attano sukhamesāno, pecca so na labhate sukhaṃ. ||
131

artinya:

Barang siapa mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri dengan jalan menganiaya makhluk lain yang juga mendambakan kebahagiaan, maka setelah mati ia tak akan memperoleh kebahagiaan.

sukhakāmāni bhūtāni, yo daṇḍena na hiṃsati.|
attano sukhamesāno, pecca so labhate sukhaṃ. ||
132

artinya:

Barang siapa mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri dengan jalan tidak menganiaya makhluk lain yang juga mendambakan kebahagiaan, maka setelah mati ia akan memperoleh kebahagiaan.

māvoca pharusaṃ kañci, vuttā paṭivadeyyu taṃ.|
dukkhā hi sārambhakathā, paṭidaṇḍā phuseyyu taṃ. ||
133

artinya:

Jangan berbicara kasar kepada siapapun, karena mereka yang mendapat perlakuan demikian, akan membalas dengan cara yang sama. Sungguh menyakitkan ucapan kasar itu, yang pada gilirannya akan melukaimu.

sace neresi attānaṃ, kaṃso upahato yathā.|
esa pattosi nibbānaṃ, sārambho te na vijjati. ||
134

artinya:

Apabila engkau berdiam diri bagaikan sebuah gong pecah, berarti engkau telah mencapai nibbana, sebab keinginan membalas dendam tak terdapat lagi dalam dirimu.

yathā daṇḍena gopālo, gāvo pājeti gocaraṃ.|
evaṃ jarā ca maccu ca, āyuṃ pājenti pāṇinaṃ. ||
135

artinya:

Bagaikan seorang penggembala menghalau sapinya dengan tongkat ke padang rumput, begitu juga umur tua dan kematian menghalau kehidupan setiap makhluk.

atha pāpāni kammāni, karaṃ bālo na bujjhati.|
sehi kammehi dummedho, aggidaḍḍhova tappati. ||
136

artinya:

Apabila orang bodoh melakukan kejahatan, ia tak mengerti akan akibat perbuatannya. Orang bodoh akan tersiksa oleh perbuatannya sendiri, seperti orang yang terbakar oleh api.

yo daṇḍena adaṇḍesu, appaduṭṭhesu dussati.|
dasannamaññataraṃ ṭhānaṃ, khippameva nigacchati.||
137

artinya:

Seseorang yang menghukum mereka yang tidak patut dihukum dan tidak bersalah, akan segera memperoleh salah satu di antara sepuluh keadaan berikut:

vedanaṃ pharusaṃ jāniṃ, sarīrassa ca bhedanaṃ.|
garukaṃ vāpi ābādhaṃ, cittakkhepañca pāpuṇe.||
138

artinya:

ia akan mengalami penderitaan hebat, kecelakaan, luka berat, sakit berat, atau bahkan hilang ingatan,

rājato vā upasaggaṃ, abbhakkhānañca dāruṇaṃ.|
parikkhayañca ñātīnaṃ, bhogānañca pabhaṅguraṃ.||
139

artinya:

atau ditindak oleh raja, atau mendapat tuduhan yang berat, atau kehilangan sanak saudara, atau harta kekayaannya habis,

atha vāssa agārāni, aggi ḍahati pāvako.|
kāyassa bhedā duppañño, nirayaṃ sopapajjati. ||
140

artinya :

atau rumahnya musnah terbakar, dan setelah tubuhnya hancur, orang bodoh ini akan terlahir kembali di alam neraka.

na naggacariyā na jaṭā na paṅkā, nānāsakā thaṇḍilasāyikā vā.|
rajojallaṃ ukkuṭikappadhānaṃ, sodhenti maccaṃ avitiṇṇakaṅkhaṃ. ||
141

artinya:

Bukan dengan cara telanjang, rambut dijalin, badan kotor berlumpur, berpuasa, berbaring di tanah, melumuri tubuh dengan debu, ataupun berjongkok di atas tumit, seseorang yang belum bebas dari keragu-raguan dapat mensucikan diri.

alaṅkato cepi samaṃ careyya, santo danto niyato brahmacārī.|
sabbesu bhūtesu nidhāya daṇḍaṃ, so brāhmaṇo so samaṇo sa bhikkhu. ||
142

artinya:

Walau digoda dengan cara bagaimanapun, tetapi bila seseorang dapat menjaga ketenangan pikirannya, damai, mantap, terkendali, suci murni dan tidak lagi menyakiti makhluk lain, sesungguhnya ia adalah seorang brahmana, seorang samana, seorang bhikkhu.

hirīnisedho puriso, koci lokasmi vijjati.|
yo niddaṃ apabodheti, asso bhadro kasāmiva. ||
143

artinya:

Dalam dunia ini jarang ditemukan seseorang yang dapat mengendalikan diri dengan memiliki rasa malu untuk berbuat jahat, yang senantiasa waspada, bagaikan seekor kuda yang terlatih baik dapat menghindari cemeti.

asso yathā bhadro kasāniviṭṭho, ātāpino saṃvegino bhavātha.|
saddhāya sīlena ca vīriyena ca, samādhinā dhammavinicchayena ca.|
sampannavijjācaraṇā patissatā, jahissatha dukkhamidaṃ anappakaṃ. ||
144

artinya:

Bagaikan seekor kuda yang terlatih baik, walaupun sekali saja merasakan cambukan, segera menjadi bersemangat dan berlari cepat, demikian pula halnya dengan orang yang rajin, penuh keyakinan, memiliki sila, semangat, konsentrasi dan menyelidiki Ajaran Benar, dengan bekal pengetahuan dan tingkah laku sempurna serta memiliki kesadaran, akan segera meninggalkan penderitaan yang berat ini.

udakañhi nayanti nettikā, usukārā namayanti tejanaṃ.|
dāruṃ namayanti tacchakā, attānaṃ damayanti subbatā. ||
145

artinya:

Pembuat saluran air mengatur jalannya air, tukang panah meluruskan anak panah, tukang kayu melengkungkan kayu, orang bajik mengendalikan dirinya sendiri.

author