Ida Bang Pinatih

No comment 62 views

Ida Bang Pinatih

Ida Bang Pinatih merupakan salah satu putra dari Ida Bang Banyak Wide. Ida Bang Pinatih beribukan I Gusti Ayu Pinatih, putri dari Ki Arya Buleteng.

Ida Bang Pinatih memiliki Putra:

  • Pangeran Anglurah Pinatih atau Sira Kuda Anjampiani

Saat Daha, Prabhu Jayakatwang menyerang singosasi, Raden Wijaya mulai menjalin hubungan dengan Ida Banyak Wide di Madura. Raden Wijaya hutan Tarik itu sudah diberikan, kemudian Raden Wijaya di tempat itu membuat pasraman, kemudian diberi nama tempat itu Majapahit atau Wilwatikta disebabkan karena banyaknya buah maja yang pahit ditemukan di sana. Disebabkan pekerjaan merabas hutan itu dipimpin oleh Ida Bang Pinatih, putra Ida Sang Bang Banyak Wide atau Arya Wiraraja, maka kepada Ida Bang Pinatih diberikan gelar sebagai Sira Ranggalawe.

Akibat ketidakpuasannya terhadap diangkatnya Ki Patih Nambi sebagai Patih Amengkubhumi, Sira Ranggalawe melakukan Pemberontakan. Beliau tewas dalam perang tanding melawan Kebo Anabrang.

Babad Arya Pinatih

KawitanSang Hyang Gnijaya
Generasi 1Mpu Bradah (Panca Tirtha)
Generasi 2Mpu Bahula
Generasi 3Mpu Tantular
Generasi 4Danghyang Sidimantra (Mpu Bekung)
Generasi 5: Ida Bang Manik Angkeran
Generasi 6: Ida Banyak Wide (Menjadi Arya Wangsa)
Generasi 7: Ida Bang Pinatih
Generasi 8: Pangeran Anglurah Pinatih

Babad Bali merupakan cerita kehidupan yang diyakini nyata adanya (itihasa), namun Babad ini belakangan sering terjadi kesimpang siuran akibat sedikitnya ada bukti otentik. Untuk membuktikan kebenaran dari cerita Babad ini agak sulit, seperti halnya cerita purana di India, setiap Babad secara umum tentu mengagungkan pemilik (judul) babad. Hal itulah sebabnya beberapa cerita babad agak tidak singkron/nyambung bila disanding dengan babad lain. Untuk itu, dalam Gama Bali hanya mengisahkan cerita-cerita umum saja.

author