Rusia menolak intervensi dalam kasus Bhagavad Gita As It Is

Rusia menolak intervensi dalam kasus Bhagavad Gita As It Is

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan sidang sedang berlangsung untuk terjemahan bahasa Rusia dari buku Bhagvad Gita As It Is, yang ditulis pada tahun 1968 oleh pendiri ISKCON, Swami Prabhupada.

Rusia pada hari Jumat menolak seruan India untuk intervensi yang menguntungkan dan positif dalam kasus yang saat ini tertunda di pengadilan distrik kota Tomsk di Siberia untuk melarang Bhagavad Gita . Kementerian luar negeri negara itu mengatakan bahwa bukan Gita itu sendiri yang menjadi lawan sidang di pengadilan, tetapi terjemahan bahasa Rusia dari buku Bhagavad Gita As It Is, yang ditulis pada tahun 1968 oleh pendiri ISKCON, Swami Prabhupada.

"Saya ingin menekankan bahwa ini bukan tentang Bhagavad Gita , sebuah puisi filosofis keagamaan yang merupakan bagian dari epos Mahabharata India yang agung dan merupakan salah satu karya sastra Hindu yang paling terkenal," kata juru bicara kementerian Alexander Lukashevich. "Buku itu pertama kali diterbitkan di sini di Rusia pada 1788 dan kemudian melalui banyak edisi," tambahnya.

Pernyataan itu muncul sehari setelah duta besar India untuk Moskow, Ajai Malhotra, mengecam kasus pelarangan Gita . Sidang terakhir dalam kasus ini dijadwalkan pada 28 Desember. " Bhagavad Gita mungkin adalah kitab suci yang paling penting dan dihormati di dunia," kata Malhotra. "Orang-orang Rusia yang berpengetahuan luas dan para ahli lainnya telah memberikan pernyataan yang mendukung tentang Gita ke pengadilan yang terhormat. Ombudsman yang menangani hak asasi manusia juga akan berbicara untuk kebebasan beragama dan hati nurani di Rusia ... Diharapkan semua ini akan dihargai sepenuhnya oleh pengadilan,” tambahnya.

Namun kementerian Rusia menyatakan: " Terbukti dari kesaksian bahwa keluhan dari otoritas penegak hukum tidak begitu banyak berhubungan dengan teks buku seperti itu, meskipun terjemahannya mengandung beberapa distorsi, melainkan untuk komentar penulis, yang dianggap termasuk dalam Pasal 13 undang-undang federal tentang menangkal aktivitas ekstremis."


Russia rejects call for intervention in Gita case

The country's foreign ministry said the hearing was going on for the Russian translation of the book Bhagvad Gita As It Is, written in 1968 by ISKCON founder Swami Prabhupada.

Russia on Friday rejected India's call for favourable and positive intervention in the case currently pending before the district court of Tomsk city in Siberia to ban the Bhagavad Gita. The country's foreign ministry said it was not the Gita per se against which a hearing was going on in the court, but the Russian translation of the book Bhagavad Gita As It Is, written in 1968 by ISKCON founder Swami Prabhupada.

"I would like to emphasise that this is not about the Bhagavad Gita , a religious philosophical poem which forms part of the great Indian epic Mahabharata and is one of the most famous pieces of Hindu literature," ministry spokesman Alexander Lukashevich said. "The book was first published here in Russia in 1788 and then went through many editions," he added.

The remarks came a day after India's ambassador to Moscow, Ajai Malhotra, slammed the case seeking ban on the Gita. The final hearing in the case is scheduled for December 28. "The Bhagavad Gita is perhaps the most important and respected scripture in the world," Malhotra said. "Knowledgeable Russians and other experts have provided supportive statements about the Gita to the honourable court. The ombudsman handling human rights too is due to speak for freedom of religion and conscience in Russia...It is hoped that all this would be fully appreciated by the court," he added.

But the Russian ministry stated: " It is evident from the testimony that the complaints of law enforcement authorities relate not so much to the text of the book as such, even though its translation contains some distortions, but rather to the author's commentaries, which are considered to fall under Article 13 of the federal law on counteracting extremist activity." https://www.indiatoday.in/world/rest-of-the-world/story/bhagvad-gita-faces-ban-in-russia-moscow-court-149761-2011-12-24

author