Svetasvatara Upanishad 1

No comment 94 views

Svetasvatara Upanishad Bab 1
Spekulasi tentang Penyebab Pertama

AUM SHRI GANESHAYA NAMAH AUM SHRI GANESHAYA NAMAH

Om poornamadah poonamidam poornaat poornamudachyate
poornasya poornamaadaaya poornamevaa vasishyate 
Om saha navavatu; saha nau bhunaktu;
Saha veeryam karavavahai;
Tejasvi navadheetamastu, ma vidvishaavahai
Om Shantih Shantih Shantih ||

OM Itu penuh; ini penuh. Kepenuhan ini telah diproyeksikan dari kepenuhan itu. Ketika kepenuhan ini menyatu dalam kepenuhan itu, semua yang tersisa adalah kepenuhan.
OM, Bisakah Brahman melindungi kita berdua? Bisakah Brahman memberikan kepada kita buah pengetahuan? Bisakah kita berdua mendapatkan energi untuk memperoleh pengetahuan? Semoga apa yang kita berdua pelajari mengungkapkan Kebenaran? Bolehkah kita menghargai tidak ada niat jahat terhadap satu sama lain?
Om. damai! damai! damai!

Doa Pembukaan

Isi Svetasvatara Upanishad

prathamo'dhyāyaḥ - BAB 1

Harih Oṃ brahmavādino vadanti 
kiṃkāraṇaṃ brahma kutaḥ sma jātā jīvāmaḥ kena kva ca saṃpratiṣṭhāḥ / 
adhiṣṭhitāḥ kena sukhetareṣu vartāmahe brahmavido vyavasthām //1.1//

Dengan mengucapkan Harih Om Rishi mengingat Tuhan dan memulai Uapanishad. Beberapa Brahmavadi berdiskusi di antara mereka sendiri mengenai hal-hal ini: Wahai Para Veda, yang adalah Brahman - akar penyebab dunia ini. Dari apa kita dilahirkan? Karena apa yang kita jalani? Dalam hal apa kita taat? Di bawah perintah siapa kita melewati rasa sakit dan kesenangan? Di bawah aturan main apa kita diatur?

Svetasvatara Upanishad 1.1

kālaḥ svabhāvo niyatir yadṛcchā bhūtāni yoniḥ puruṣeti cintyam / 
saṃyoga eṣāṃ na tv ātmabhāvād ātmā hy anīśaḥ sukhaduḥkhahetoḥ // 1.2 //

Haruskah waktu, atau sifat, atau kebutuhan, atau kesempatan, atau unsur-unsur dianggap sebagai penyebabnya? Atau dia yang disebut purusha, diri yang hidup? Penyebabnya tidak mungkin kombinasi dari entitas-entitas ini, karena ada diri yang hidup, Atman, yang karenanya kombinasi telah dibuat. Namun, Atman juga bukan penyebabnya, karena pada gilirannya, itu bergantung pada kebaikan dan kejahatan.

Svetasvatara Upanishad 1.2
author